GEDANGSARI, Selasa Pahing – Guyup Rukun, perkumpulan Kedes Kecamatan Gedangsari mengaku tidak akan terpengaruh oleh tahun politik 2018-2019. Sikap paguyuban Kades disangkal pengamat politik, bahwa hal itu sebatas omdo (omong doang).
Sikap Kades sekecamatan Gedangsari tersebut muncul dalam acara arisan yang dilaksanakan di Desa Serut pekan lalu. Sisi lain, para kades tidak memungkiri, bahwa rata-rata masa jabatan mereka berakhir 2019.
“Kami fokus melayani masyarakat, tidak akan cari muka hanya demi jabatan kades periode dua,” ujar Kaderi Kades Ngalang (28/11).
Dia, selaku Ketua Guyup Rukun, menjabarkan, masyarakat Hargomulyo, Mertelu, Tegalrejo, Watu Gajah, Sampang, Serut dan Nangalang, tidak perlu menanggapi isue yang bertendensi memperkeruh desa.
“Masyarakat 6 desa harus digerakkan ke arah guyup rukun, tidak tercerai berai,” tegas Kaderi.
Camat Gedangsari, Martono Imam Santoso, SH menimpali, sikap para Kades patut diapresiasi. Ketentraman dalam bermasyarakat, menurut Imam perlu diutamakan.
Membaca sikap paguyuban Kades se Gedangsari, dua catatan penting dikemukakan pengamat politik Jaka Priyata (Jepe). Kades mengaku tidak terpengaruh dinamika politik, menurutnya merupakan hal yang mustahil. Alasan riil, politik merupakan bangunan besar yang ada di republik ini.
“Bagaimana bisa Kades menghindar dari dinamika politik. Itu hanya omong doang,” sanggahnya.
Kalau kades tidak akan terlibat pada kegiatan politik 2019, demikian lanjut Jepe, artinya Kades membangkang perintah Undang-Undang Desa No. 14 Tahun 2006. Dalam UU itu tegas dinyatakan, bawa Kades harus membangun demokrasi, sesuai tempat dia bekerja.
“Siapa yang harus memimpin mengumpulkan daftar pemilih sementara, kalau Kades menyatakan tidak akan terlibat dalam proses Pileg dan Pilpres 2019,” tanya Jepe.
Suka tidak suka, menurut Jepe, masyarkat pun mesti terbelah. Mereka terpecah menjadi beberapa kelompok, sesuai jumlah partai politik peserta pemilu 2019.
Reporter: Agung Sedayu
GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…
BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…
JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…
GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…
GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…