WONOSARI, Sabtu Pon-Suasana haru penuh sukacita nan bangga tersirat dari raut muka Afifah Salma Viandani 16, di Bangsal Sewokoprojo, Pemkab Gunungkidul, Sabtu, (26/08). Rangkaian karangan bunga dikalungkan ke leher siswi SMAN 1 Semanu. Salma pulang dengan kebanggaan setelah berhasil menunaikan tugas negara sebagai salah satu tim inti Petugas Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di Istana Negara 17 Agustus 2017.
Kedatangan Salma di Bumi Handayani disambut langsung, Sukito, S.Pd, M.Pd, Kepala Balai Pendidikan Menengah, Dinas Pendidikan DIY, kedua orang tuanya Muhammad Yordan dan Tutik Winarni, warga Semanu Utara RT/RW, 03/35, Desa Semanu, Kecamatan Semanu, keluarga besar SMAN 1 Semanu hingga sanak famili.
“Tidak ada hasil yang mengkhianati dari suatu usaha dan kerja keras,” ucap Salma dengan mata berkaca-kaca.
Diakui dara 16 tahun ini, hanya dengan tekad disertai usaha keras dan disiplin tinggi yang bisa menghantarkannya sampai ke Istana Negara. Berbagai test diikuti dari seleksi tingkat sekolah, kabupaten sampai propinsi hingga akhirnya mewakili Daerah Istimewa Yogyakarta dan maju tingkat Nasional sebagai Paskibraka 2017.
Bukan hal mudah untuk terpilih menjadi Paskibraka Nasional. Deretan prestasi akademik di sekolah harus seiring sejalan dengan kedisiplinan siswa. Ia menceritakan awalnya dari Kabupaten Gunungkidul yang lolos ke propinsi ada 8 orang dari 16 peserta yang dikirim. Dari puluhan anggota paskibraka tingkat propinsi, diseleksi lagi dan hanya diambil dua siswa yang terdiri 1 putra dan 1 putri untuk dikirim ke tingkat Nasional.
“Alhamdulillah kebetulan saya yang terpilih dan satu lagi dari Kota Yogyakarta,” jelasnya.
Siswi berprestasi kebanggaan Gunungkidul yang bercita-cita menjadi Polwan ini mengaku terkesan selama mendapat gemblengan militer ala Paskibraka di Jakarta. Sangat disiplin tetapi justru menambah banyak wawasan dan pengalamansehingga bisa berjabat tangan dengan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.
Sementara itu Kepala Balai Dikmen Disdikpora, Sukito, SPd, MM, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas prestasi yang diraih Salma. “Prestasi tinggi yang layak diapresiasi dan mudah-mudahan bisa memberikan motivasi bagi adik-adik kelasnya agar bisa mengikuti jejak Salma,” kata Sukito.
Setelah mendapatkan penyambutan di Bangsal Sewokoprojo, Salma yang baru datang dari Jakarta ini diserahkan kembali ke pangkuan ayah bundanya dan civitas SMAN 1 Semanu. Seusai acara akan diarak Paskibraka Kabupaten Gunungkidul menuju Kantor Kecamatan Semanu dan ke Sekolah SMAN 1 Semanu.
Reporter: W. Joko Narendro.
GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…
BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…
JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…
GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…
GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…