HUKUM & KRIMINAL

Kejahatan Narkoba Naik, 32 Pengedar Ditangkap Polisi

WONOSARI, Jumat Pon, – Peredaran narkoba tidak semakin surut di Kota Gaplek. Kerja jajaran Sat Resnarkoba Polres Gunungkidul semakin berat dalam menjawab tantangan ini. Dalam aneka evaluasi yang digelar Kamis (28/12), Kapolres Gunungkidul AKBP Ahmad Fuady, SH, S.IK, MH menyatakan kasus narkoba ditahun 2017 meningkat dibandingkan tahun 2016.

Dijelaskan Kapolres, bahwa jenis kasus narkoba berupa penggunaan jenis psikotropika, narkotika, baya dan penyalahgunaan pemakaian yang melanggar undang-undang tentang kesehatan.

“Jumlah kasus ditahun 2016 ada 32 kasus, tahun 2017 meningkatkan menjadi 42 kasus, naik 10 kasus atau 31%. Pengedar yang diungkap ada 32 sedangkan pemakai 10 orang,” ungkapnya.

Ke 42 kasus itu narkoba itu dibagi 4 jenis, diantaranya kasus psikotropika ditahun 2017 turun 60% atau 3 kasus, kemudian kasus narkotika naik menjadi 4 kasus atau 100%, penyalahgunaan undang-undang kesehatan naik 5 kasus atau meningkat 100%, dan terakhir kasus baya ada peningkatan 220% atau naik 4 kasus.

Menurut Fuady peningkatan kasus tersebut lebih banyak ke pengedar, untuk pemakai narkoba justru cenderung menurun dibandingkan tahun sebelumnya.

“Jadi pengedar narkoba yang justru semakin banyak dan hal ini harus kita waspadai,” tuturnya.

Kasus penyalahgunaan narkoba ditahun 2017 justru rata-rata berumur diatas 40 tahun keatas yang terlibat, padahal ditahun sebelumnya paling banyak usia 25-40 tahun.

“Rata-rata penyalahgunaan narkoba tersebut didominasi oleh kaum laki-laki, walaupun memang ada yang perempuan tetapi cenderung menurun dibandingkan tahun 2016,” imbuhnya.

Lebih lanjut mantan Kasat PJR Polda DIY ini memaparkan, sebagai daerah tujuan wisata Gunungkidul rawan peredaran narkoba. Apalagi banyak obyek wisata yang belum ditarik retribusi, sehingga sulit dikontrol jumlah pengunjung yang datang berwisata ke tempat tersebut.

Untuk itu Ahmad Fuady memerintahkan Kasat Resnarkoba untuk memimpin anggotanya menindaklanjuti razia ke tempat-tempat tersebut dan sebagai bahan evaluasi ditahun 2018.

Reporter: W. Joko Narendro

infogunungkidul

Recent Posts

Belasan Rumah Dinas Brimob Polda DIY Dibangun di Gunungkidul

GUNUNGKIDUL - SELASA PAHING, SEBANYAK 18 unit rumah dinas Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda…

1 hari ago

Viral Kasus Bolosego, Oknum Polisi Dipatsus

YOGYAKARTA - SELASA PAHING, Aipda S  seorang oknum anggota polisi Polsek Kraton menjalani pemeriksaan Propram…

2 hari ago

Hari Jadi Karangasem, Puluhan UMKM Gelar Bazar

GUNUNGKIDUL - KAMIS PAHING, Hari Jadi Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan yang ke-93 menggelar bazar UMKM,…

6 hari ago

Gempa Magnitudo 3,0 Guncang Gunungkidul

GUNUNGKIDUL - SELASA KLIWON, GEMPA bumi dengan kekuatan Magnitudo 3,0 mengguncang Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah…

1 minggu ago

Pertamina Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik Hingga 2026 PT

PT PERTAMINA Patra Niaga memastikan harga BBM subsidi tetap tidak mengalami kenaikan hingga akhir 2026,…

2 minggu ago

Tabrak Honda Beat, Seorang Pelajar Meninggal Dunia di TKP

GUNUNGKIDUL - JUM'AT WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…

3 minggu ago