“Untuk mengatasi kekeringan, pemerintah juga telah mencari solusi salah satunya dengan mengangkat sumber air bawah tanah,” kata Badingah.
Namun demikian, Badingah mengatakan upaya tersebut tersebut saat ini memang belum bisa mengatasi masalah kekeringan.
VIDEO SOSIAL KEMANUSIAAN :
“Untuk mengatasi dampak kekeringan dan pembangunan tentunya kami lakukan secara bersama-sama dengan masyarakat dan berbagai pihak,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Badingah meminta agar BPBD memberikan data valid sehingga tidak terjadi dropping yang tumpang tindih.
“Dan setelah selesai kegiatan segera melaporkan secara detail sebagai pertanggung jawaban,” pesannya. (Red)
Page: 1 2
BABTUL - KAMIS WAGE, KABUPATEN Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta diguncang gempa bumi tektonik dengan…
YOGYAKARTA - KAMIS WAGE, SEBANYAK 3.865 mahasiswa Universitas Gadjah Mada program sarjana dan sarjana terapan…
YOGYAKARTA - SELASA PAHING, SEBANYAK 18.850 mahasiswa baru atau Maba Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Tahun…
YOGYAKARTA - JUMAT PON, SEBANYAK 5.880 mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 Universitas Pembangunan Nasional Veteran…
YOGYAKARTA - KAMIS PAHING, TIM Admisi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) bergerak aktif mengenalkan International Undergraduate…
YOGYAKARTA - JUMAT LEGI, PROFESOR Sony Warsono, MAFIS, Ph.D.,CA, Ak resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar…