WONOSARI-Kamis Pon | Dinas Kebudayaan Kabupaten Gunungkidul menilai, kemampuan (ketrampilan) warga Handayani, terutama kaum milenia dalam berbahasa Jawa semakin melemah.
Selaku penanggungjawab kebudayaan (termasuk bahasa) Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang saat ini dipimpin Agus Kamtono, memantik gerakan penggunaan Bahasa Jawa melalui pelatihan pranatacara.
VIDEO TERBARU:
Tujuan kegiatan tersebut sangat sederhana Menurut Agus Kamtono, supaya warga Gunungkidul mencintai Bahasa Jawa.
Penanggungjawab teknis, Ketua Bidang Sejarah Bahasa dan Sastra, Sigit Pramudyanto menyatakan, Disbud sengaja memilih pelatih pranatacara asli Gunungkidul.
Sakiya, SS. pengajar Bahasa Jawa SD Siraman II Wonosari, diminta memandu teori dan praktek kepada 30 peserta terdiri dari Kasi Kesos Kecamatan se Gunungkidul dan sejumlah perangkat desa.
Page: 1 2
GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…
BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…
JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…
GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…
GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…
View Comments
Pembelajaran Bhs Jawa di SD yg asal asalan ditamvah lagi guru yg mengajar bahasa Jawa di SD tidak ada yg dari prodi Bahasa Jawa