PATUK – Selasa Pahing | Warsidah (55 tahun), warga Rt 26, Rw 08, Padukuhan Waduk, Desa Salam, Kecamatan Patuk, dilarikan ke rumah sakit Dr. Sardjito, tetapi jiwanya tak tertolong, karena terjangkit leptospirosis (virus kencing tikus). Camat Patuk dan Kepala Desa Salam masih menelusuri penyebab kematian Warsidah.
Sebelumnya, selama dua hari Warsidah dirawat di Puskesmas 1 Patuk. Berdasarkan diagnosa dokter setempat, Warsidah menderita asam lambung dan vertigo.
Keluarga tidak nyaman melihat kondisi dan perkembangan kesehatannya, suami Warsidah minta dirujuk ke RS Dr. Sardjito.
“Hanya bertahan dua hari, Senin malam 15 Juli 2019, Warsidah meninggal dunia. Dokter setempat menyatakan, Warsidah positif leptospirosis,” kata Subroto, tetangga almarhumah.
Seperti diketahui, leptospirosis adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Leptospira interrogans penyebarannya melalui urine atau darah hewan yang terinfeksi bakteri ini.
Page: 1 2
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dua…
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Pagi buta, M (76) seorang kakek warga Padukuhan Tonggor, Kalurahan Pacarejo,…
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan satu unit Mobil Ambulan…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, KABID Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan membenarkan adanya kendaraan dinas…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, UNIVERSITAS Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, Sebanyak 1.054 lulusan Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) Periode IV…