Categories: BUDAYA

Kenduri Super Ringkes, Rasulan Model Anyar

WONOSARI, Minggu Pon – Desa Kepek, Kecamatan Wonosari, lagi-lagi  bikin kejutan. Kenduri rasulan dirombak total. Rasulan pada umumnya, balai desa pasti dipenuhi makanan. Desa Kepek lain, berubah drastis hanya ada setenggok nasi uduk dilengkapi ingkung, jadah, pisang dan jajanan pasar.

Bambang Setiawan Budi  Santoso, Kades Kepek memaparkan, kenduri ringkes merupakan bagian tak terpisahkan dari revolusi pikiran.

“Budaya yang dikelola dengan komunikasi, tepatnya dengan hati, hasilnya pasti berbeda,” tutur Bambang Setiawan,  di tengah keramaian pawai gunungan (5/8).

Masyarakat 10 padukuhan menurutnya kompak nyawiji (menyatu) pikiran. Rasulan ditafsirkan sebagai syukur dan sedekah, harus memiliki makna dan manfaat.

“Kenduri adalah sebatas simbol. Jadi tidak perlu dibesar-besarkan,” tegasnya.

Mengelola kekuatan warga dalam budaya rasulan perlu disiasati.

Tidak pernah terbayangkan kekuatan swadaya, lanjut Bambang Setiawan, dari 10 padukuhan, bisa terkumpul Rp 49.000.000,00. Sementara itu, operasional kepyakan budaya rasulan menelan dana lebih dari Rp 70 juta.

“La kok kendurinya cuma nasi uduk setenggok? Orientasi rasulan bukan pada kenduri, melainkan pada bagaimana menyatukan pikiran warga untuk mengembangkan kebudayaan dan peradabab,” jelas Mbah Bhe, panggilan akrab Bambang Setiawan.

Reroncen gunungan, diterjemahkan sebagai peradaban petani. Sementara bentuk fisik gunungan adalah kebudayaan. Menurut    Bambang Setiawan, dalam merangkai gunungan dibutuhkan seni berkreasi.

Kreativitas masyarakat Desa Kepek sangat dominan. Dalam rangka rasulan diperagakan sejumlah seni tradsional, mulai dari ketoprak, reog hingga wayang kulit. Agung Sedayu

infogunungkidul

Recent Posts

Prof Sony Warsono Resmi jadi Guru Besar UGM

YOGYAKARTA - JUMAT LEGI, PROFESOR Sony Warsono, MAFIS, Ph.D.,CA, Ak resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar…

5 hari ago

Rektor UGM Buka Rangkaian PIONIR, Sambut 11.099 Mahasiswa Baru

YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 11.099 mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus…

1 minggu ago

Momentum HUT RI ke-81, SD Muhammadiyah Mulusan II Unjuk Kemajuan

GUNUNGKIDUL-SENIN PAHING, SD Muhammadiyah Mulusan II Padukuhan Mahbang, Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan, menggelar kegiatan jalan…

1 minggu ago

Seorang Kakek asal Gunungkidul Tewas Tertemper Kereta Api

SLEMAN-SENIN PAHING, SEORANG kakek berinisial N (73) warga Ngalang, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul,  DIY tewas…

1 minggu ago

Ratusan Kakak Asuh Maba UPN Veteran Yogya Jalani Pelatihan Bela Negara di AAU

YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 210 mahasiswa UPN “Veteran” Yogyakarta yang terpilih sebagai kakak asuh…

1 minggu ago

Kekeringan Akibat Kemarau Panjang di Gunungkidul Menjadi Perhatian Banyak Pihak

RONGKOP - KAMIS PON, Musim kemarau panjang tahun ini membawa tantangan ganda bagi Kabupaten Gunungkidul.…

2 minggu ago