Categories: RELIGI

Kepedihan Simbok, di Mata Politisi PKS Gunungkidul

PALIYAN, Selasa Kliwon – Simbok merupakan terminologi Jawa ndeso. Simbok adalah subyek perantara, seseorang lahir ke dunia. Ari Siswanto, politisi PKS asal Kecamatan Paliyan mengatakan, Simbok memilikiki kehebatan tanpa tanding. Simbok sangat piawai menyembunyikan kepedihan demi kasih sayang pada anak.

“Simbok suka nenipu (menyembunyikan rasa pedih), namun jaminannya adalah surga,” ujar Ari Siswanto,  (26/12).

Tanpa kenal waktu, pagi, siang, sore, bahkan malam, Simbok senantiasa kerja keras.  Badan capek tidak diarasa. Kepada anak-anaknya, Simbok bilang, itu hal yang biasa.

Manakala ada rizki lebih,  Simbok  memasak ikan/ daging, ternyata bukan untuk dirinya. Semua dipersiapkan untuk anak-anak yang amat dincintainya.

“Simbok tidak suka makan daging. Simbok tidak lpar. Sudah semua untuk kamu, dan adik-dikmu,” ujar Ketua DPD PKS Gunungunkidul, mengutip suara hati Simbok.

Tatkala anak-anak lagi demam, hingga larut malam Simbok setia menunggu, tanpa memejamkan mata. Ketika Si buah hati terbangun, simbok berbisik lirih: Bobok lagi ya nak, semoga cepat sembuh. Simbok belum  ngantuk.

Anak beranjak dewasa, maunya membahagiakan orang tua. Cara yang umum, anak memberi uang sekadarnya. Apa kata Simbok? Simpan saja untuk hari depan. Simbok masih ada uang, padahal dompet tak berisi sepeser pun.

Simbok menurut Ari Siswanto senantiasa menipu anak, alias menyembunyikan fakta kehidupan yang jalaninya. Semua itu dilakukan dengan ikhlas.

Ari Siswanto mengingatkan, pengorbanan seorang Simbok sulit diukur. Itu sebabnya, kata dia, tak ada perilaku yang tepat kecuali menghormati Simbok dengan cara menyapa dia dengan cara ramah. Agung Sedayu_ig

infogunungkidul

Recent Posts

Kecelakaan Beruntun, Seorang Pemotor Meninggal Dunia

GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…

6 hari ago

Melintas di Bokong Semar, Truk Tronton Terguling

BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…

2 minggu ago

28 Tahun Reformasi, Aktivis UJB Terbitkan Buku Sejarah Gerakan Mahasiswa Empat Dekade

JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…

3 minggu ago

“Adu Banteng” Vario Vs Supra dua Korban Dilarikan ke-RS

GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…

3 minggu ago

Gorok Leher Sendiri, Pria Asal Gunungkidul Ditemukan Tewas

SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…

3 minggu ago

Waspada! Diduga Ulah Maling, 3 Warga Nglipar Kehilangan Emas dan Uang Tunai

GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…

4 minggu ago