PERISTIWA

Kera Ekor Panjang Mengancam, BKSDA Usulkan Pengurangan Kuota Populasi

WONOSARI-Jumat Pahing | Akibat kemarau panjang menimbulkan masalah klasik bagi masyarakat Gunungkidul. Selain pasokan air yang minim hingga membuat kekeringan di beberapa wilayah, baru baru ini dihadapkan pula dengan masalah serangan kera atau monyet ekor panjang.

Hampir setiap tahun, serangan monyet ekor panjang merangsek memasuki lahan pertanian milik warga mengambil makanan berupa hasil pertanian. Banyaknya laporan serangan monyet ekor panjang di lahan pertanian milik warga, berakibat banyak petani gagal panen.

VIDEO TERBARU:

Untuk mengatasi hal tersebut, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) DIY mengusulkan sebanyak 1.200 monyet ekor panjang untuk diekspor ke luar negeri untuk kepentingan medis. Usulan ditujukan ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Petugas Resor Konservasi Gunungkidul BKSDA DIY Agus Sunarto menyebutkan, adaanya kuota pengurangan populasi monyet sebanyak 20.000 ekor dari Pemerintah Pusat.

“BKSDA DIY mengajukan pengurangan populasi sebanyak 1.200 ekor,” ungkapnya Kamis,(29/9/2019).

Agus mengatakan, kuota tersebut merupakan usulan di DIY. Sementara pihaknya menunggu persetujuan pemerintah pusat.

“Melihat serangan yang terjadi Gunungkidul dan Kulonprogo menjadi lokasi yang masuk skala prioritas,” ujarnya.

Proses penangkapan hewan liar, BKSDA akan bekerja sama dengan perusahaan yang sudah memiliki izin untuk menangkap hewan liar.

“Penangkapan harus melalui prosedur dan tidak asal ditangkap,” tandasnya.

Monyet tersebut sesuai rencana akan diekspor ke China dan Amerika Serikat (AS) untuk kepentingan medis. (red)

infogunungkidul

Recent Posts

Kecelakaan Beruntun, Seorang Pemotor Meninggal Dunia

GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…

3 hari ago

Melintas di Bokong Semar, Truk Tronton Terguling

BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…

2 minggu ago

28 Tahun Reformasi, Aktivis UJB Terbitkan Buku Sejarah Gerakan Mahasiswa Empat Dekade

JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…

2 minggu ago

“Adu Banteng” Vario Vs Supra dua Korban Dilarikan ke-RS

GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…

3 minggu ago

Gorok Leher Sendiri, Pria Asal Gunungkidul Ditemukan Tewas

SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…

3 minggu ago

Waspada! Diduga Ulah Maling, 3 Warga Nglipar Kehilangan Emas dan Uang Tunai

GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…

3 minggu ago