Potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah Pantai Selatan, Sar Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) Wilayah II Pantai Baron Kabupaten Gunungkidul meminta masyarakat agar lebih waspada.
Hal tersebut disampaikan Koordinator SRI Wilayah II Pantai Baron Marjono pasca terjadinya kenaikan gelombang laut di Pantai Baron dan beberapa pantai di Gunungkidul, Sabtu (16/09/2023).
Menurut marjono, ombak besar mengakibatkan rusaknya 4 kapal serta melumpuhnya aktifitas nelayan Pantai Baron dan Drini.
“Dua kapal nelayan rusak ringan, satu kapal rusak berat dan satu kapal patah bagian lambung”, ujar Marjono.
Namun demikian, menurut Marjono, hal tersebut merupakan siklus tahunan yang tidak berpotensi terjadinya tsunami, mengingat ketinggian gelombang masih di bawah 15 fiet.
“Tidak berpotensi tsunami karena ketinggian gelombang masih 11 fiet”, jelas Marjono.
Selain itu, Marjono berujar, bahwa naiknya gelombang laut saat ini diyakini oleh sebagian masyarakat lokal sebagai pertanda akan segera datang musim penghujan.
Naiknya gelombang laut tersebut oleh masyarakat sekitar disebut “Nyapu” yang akan terjadi hingga tujuh kali.
“Nyapu bisanya tujuh kali kemudian rendeng”, pungkas Marjono.
A Yuli
YOGYAKARTA - MINGGU KLIWON, PT AGRINAS Palma Nusantara (Persero) menjalin kerja sama dengan CV Smart…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Dugaan kasus malpraktik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari, yang menimpa…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Veda Ega Pratama berhasil mencetak sejarah besar bagi dunia balap motor…
GUNUNGKIDUL— KAMIS PAHING, Di tengah persoalan kekeringan yang terus terjadi pada setiap tahun, kebutuhan air…
GUNUNGKIDUL - SELASA KLIWON. Upacara adat tradisi pembukaan Cupu Kyai Panjala dilaksankan pada hari ini,…
GUNUNGKIDUL - MINGGU PON, Beberapa agenda kegiatan peringatan Hari Jadi Kabupaten Gunungkidul ke-196 terlaksana dengan…