OPINI

KORUPSI BAGIAN TAK TERPISAHKAN DARI PENGRUSAKAN BUMI

MANUSIA diciptakan untuk menjaga bumi bukan merusaknya. Korupsi bagian tak terpisahkan dari pengrusakan bumi. Korupsi makin marak, pertanda revolusi mental kandas.

Dedy Mizwar bintang sinetron Para Pencari Tuhan memilih berdakwah melalui film. Topiknya bervariasi, sentilan-setilan halus cukup mengena dan menyenangkan.

Tuhan selalu membersamai manusia, di mana saja, dan kapan saja, karena Dia maha menguasai langit, bumi serta isinya. Dia tidak perlu dicari, karena selalu hadir di tengah kesibukan umat.

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat.

Penegasan lebih kongkret tentang kedekatan tersebut dinyatakan, sungguh Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya.

Karena saking dekatnya maka manusia tidak mampu melihat bahwa Tuhan berada di dalam dirinya.

Dan ketidaksanggupan melihat Tuhan, merupakan sumbu pendek bagi manusia untuk berbuat kerusakan di muka bumi.

Apabila dikatakan kepada mereka, “Janganlah berbuat kerusakan di bumi!” Mereka menjawab, “Sesungguhnya kami justru orang-orang yang melakukan perbaikan.”

Salah satu perbuatan merusak bumi adalah perilaku korupsi uang rakyat yang dititipkan kepada negara.

Di Gunungkidul puluhan lurah tersandung hukum terkait dengan korupsi bumi Kalurahan.

Bahkan pernah terjadi bahwa rombongan wakil rakyat termasuk Bupati dan Kepala Dinas meringkuk di dalam hotel prodeo karena korupsi.

Merusak Bumi Kalurahan terjadi hampir di seluruh tanah air. Belakangan terjadi di Karanganyar Jawa Tengah, meski baru sampai pada tingkat penyidikan, Kades Berjo, Karanganyar diinterogasi Kejari setempat 11-5-2022.

Seberani itu manusia melakukan korupsi karena “Sesungguhnya merekalah yang berbuat kerusakan, tetapi mereka tidak menyadari.”

Nawacita dalam konteks revolusi mental gagal tidak seperti yang direncanakan penguasa. Penyebab kegagalan itu cukup jelas, manusia tidak mampu mendeteksi kehadiran Sang Khaliq yang berada di dalam dirinya. (Bambang Wahyu)

infogunungkidul

Recent Posts

Indikasi Praktik Manipulasi TPR Baron, DPRD Minta Audit Menyeluruh

GUNUNGKIDUL-SENIN KLIWON, Persoalan tata kelola pendapatan sektor pariwisata khususnya wisata pantai di Kabupaten Gunungkidul, masih…

6 hari ago

Lupa Matikan Kompor, dua Rumah Ludes Terbakar Berikut Perhiasan dan Uang Tunai

TANJUNGSARI - SENIN KLIWON, Rumah milik Karim (71) warga Padukuhan Panggang 02/10, Kalurahan Kemiri, Kapanewon…

7 hari ago

Janabadra Club Dorong Sinergisitas Alumni Nasional untuk Kontribusi Almamater dan Bangsa

YOGYAKARTA-SENIN KLIWON, Lintas generasi alumni Universitas Janabadra (UJB) Yogyakarta menggelar acara halalbihalal nasional di Swiss-Belresidences…

7 hari ago

Kronologi Lengkap Penemuan Mayat Kering di Dalam Mobil Terparkir

YOGYAKARTA - MINGGU WAGE, warga Dusun Tiyasan, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, provinsi DIY…

1 minggu ago

Diduga Mencuri Sepeda Gunung, Oknum Anggota SatPol PP Diamankan Polisi

WONOSARI - SABTU PON, Sebuah  tamparan keras institusi pemerintahan kembali terjadi. Kali ini RDS alias…

1 minggu ago

DPPPAPPKB dan Polres Gunungkidul Bersinergi Kawal Kasus Asusila Anak di Bawah Umur

GUNUNGKIDUL – RABU KLIWON, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana…

2 minggu ago