OPINI

KUTUNGGU MUDIKMU, KARENA BISA MENYATUKAN DAN MENSEJAHTERAKAN

Oleh Slamet Harjo

Lebaran tahun 2022 ini pemerintah mengijinkan mudik dengan persyaratan yang lebih longgar dari tahun sebelumnya, semisal pemudik harus sudah vaksin dan lainnya.

Kebijakan pemerintah disambut sukacita, tidak hanya bagi pemudik, namun juga bagi pengusaha transportasi, hotel, restoran dan tentu saja keluarga pemudik di kampung halaman.

Sebagai warga yang ada di kampung halaman Bumi Handayani kami berharap saudaraku yang berada di kota-kota luar Gunungkidul bisa memanfaatkan moment Idul Fitri 1443 H sebagai ajang silaturahmi dan tilik kampung halaman.

Kami merindukan fenomena keakraban di kampung halaman, berhalal bilhalal trah, komunitas, yang membuat kerinduan tersendiri dan sebagai ajang promosi daerah ke daerah lainya.

Saudaraku tahukah Anda, jika fenomena mudikmu selain berdampak sosial dan ekonomi tetapi juga bisa mempersatukan warga masyarakat yang di kota dan yang dikampung halaman.

Mudikmu tidak hanya mengandung fenomena sosial sebagai implementasi dari keyakinan teologis, tetapi memberi kebaikan bagi masyarakat, dan pemerintah daerahmu karena menjadi medium pemersatu dan memberi sumbangsih yang positif bagi peningkatan ekonomi di desa.

Selain mempererat silaturahmi karena menyatukan yang terpisah dan mendekatkan jarak, ada pula nilai ekonomi yang tinggi dari mudik karena membantu perekonomian lokal, khususnya masyarakat pedesaan.

Pertama, pemudik membawa uang ke kampung. Biasanya, pemudik membayar zakat fitrah, zakat harta (maal), infak dan sadaqah, sehingga ekonomi di desa menggeliat.

Kedua, pemudik berbelanja. Sehingga dampaknya ekonomi di desa hidup dan otomatis masyarakat desa mendapatkan manfaat ekonomi.

Ketiga, pemudik terutama yang sukses di perantauan bisa membantu ikut membangun desa.

Keempat, hotel dan penginapan serta tempat-tempat wisata ikut memanen rezeki dampak dari mudik Idulfitri. Sebab para pemudik pasti membutuhkan hotel dan penginapan untuk istirahat dan tidur serta berwisata.

Terakhir, restoran dan warung pasti ramai dikunjungi para pemudik.

Selamat datang saudaraku dikampung halaman. Silakan berkomunikasi dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, selagi ada masalah mudik Anda.

Selamat Idul Fitri 1443 H, Mohon Maaf Lahir Batin Terimakasih.
infogunungkidul

Recent Posts

Prof Sony Warsono Resmi jadi Guru Besar UGM

YOGYAKARTA - JUMAT LEGI, PROFESOR Sony Warsono, MAFIS, Ph.D.,CA, Ak resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar…

1 hari ago

Rektor UGM Buka Rangkaian PIONIR, Sambut 11.099 Mahasiswa Baru

YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 11.099 mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus…

5 hari ago

Momentum HUT RI ke-81, SD Muhammadiyah Mulusan II Unjuk Kemajuan

GUNUNGKIDUL-SENIN PAHING, SD Muhammadiyah Mulusan II Padukuhan Mahbang, Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan, menggelar kegiatan jalan…

6 hari ago

Seorang Kakek asal Gunungkidul Tewas Tertemper Kereta Api

SLEMAN-SENIN PAHING, SEORANG kakek berinisial N (73) warga Ngalang, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul,  DIY tewas…

6 hari ago

Ratusan Kakak Asuh Maba UPN Veteran Yogya Jalani Pelatihan Bela Negara di AAU

YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 210 mahasiswa UPN “Veteran” Yogyakarta yang terpilih sebagai kakak asuh…

6 hari ago

Kekeringan Akibat Kemarau Panjang di Gunungkidul Menjadi Perhatian Banyak Pihak

RONGKOP - KAMIS PON, Musim kemarau panjang tahun ini membawa tantangan ganda bagi Kabupaten Gunungkidul.…

1 minggu ago