Ngadiran pergi tanpa pamit, hingga hari hampir malam belum kembali ke rumah. Keluarga cemas, bersama tetangga mencari keberadaan Ngadiran. Tidak butuh waktu lama, dia ditemukan dalam posisi tak bernyawa, tergantung di pohon jati, 500 meter dari rumah tinggalnya.
Peristiwa tersebut segera dilaporkan ke Polisi. Berdasarkan hasil pemeriksaan petugas medis, Polisi memastikan, Ngadiran meninggal karena gantung diri.
“Ciri-ciri cukup jelas, lidah menjulur, kelamin mengeluarkan cairan mani,” terang petugas.
Sejumlah saksi yang enggan disebut jatidirinya menambahkan informasi, bahwa korban nekad gantung diri, diduga karena buntu menghadapi persoalan jual beli kayu. Red
Page: 1 2
GUNUNGKIDUL - KAMIS PAHING, Satu unit kendaraan roda empat jenis sedan di Padukuhan Ngunut Tengah…
BANTUL - KAMIS PAHING, Sebuah truk Mitsubishi Colt Diesel bermuatan sekitar sembilan ton gaplek mengalami…
GUNUNGKIDUL - SABTU PAHING, Melalui Surat Keputusan (SK) Nomor 464/SK-DPN/TANIMERDEKA/VI/2026 tertanggal 22 Juni 2026, Wakil…
GUNUNGKIDUL – JUMAT WAGE, Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Daerah (POLDA) Istimewa Yogyakarta (DIY) menghadirkan…
GUNUNGKIDUL - RABU PAHING, AS (81) seorang lansia warga Padukuhan Manggung, Kalurahan Ngalang, Kapanewon Gedangsari,…
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kasus dugaan penganiayaan dan pengeroyokan yang tergolong brutal bahkan sadis terhadap…