Ngadiran pergi tanpa pamit, hingga hari hampir malam belum kembali ke rumah. Keluarga cemas, bersama tetangga mencari keberadaan Ngadiran. Tidak butuh waktu lama, dia ditemukan dalam posisi tak bernyawa, tergantung di pohon jati, 500 meter dari rumah tinggalnya.
Peristiwa tersebut segera dilaporkan ke Polisi. Berdasarkan hasil pemeriksaan petugas medis, Polisi memastikan, Ngadiran meninggal karena gantung diri.
“Ciri-ciri cukup jelas, lidah menjulur, kelamin mengeluarkan cairan mani,” terang petugas.
Sejumlah saksi yang enggan disebut jatidirinya menambahkan informasi, bahwa korban nekad gantung diri, diduga karena buntu menghadapi persoalan jual beli kayu. Red
Page: 1 2
YOGYAKARTA - KAMIS WAGE, SEBANYAK 3.865 mahasiswa Universitas Gadjah Mada program sarjana dan sarjana terapan…
YOGYAKARTA - SELASA PAHING, SEBANYAK 18.850 mahasiswa baru atau Maba Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Tahun…
YOGYAKARTA - JUMAT PON, SEBANYAK 5.880 mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 Universitas Pembangunan Nasional Veteran…
YOGYAKARTA - KAMIS PAHING, TIM Admisi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) bergerak aktif mengenalkan International Undergraduate…
YOGYAKARTA - JUMAT LEGI, PROFESOR Sony Warsono, MAFIS, Ph.D.,CA, Ak resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar…
YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 11.099 mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus…