Categories: EKONOMI

Lebaran 2018, Gas Melon Ajukan Tambahan Kouta 10%, Harga Pengecer Tetap Tinggi

WONOSARI, Minggu Pahing-Mengantisipasi kelangkaan gas melon 3 Kg, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) mengajukan tambahan kuota 10%. Pemerintah berupaya menstabilkan harga, fakta di lapangan tetap tinggi. Para pengusaha masih menjual gas melon 3 Kg di atas Rp 15.500,00.

Suryanto, Sekretaris Disperindag Kabupaten Gunungkidul, menyatakan, menjelang lebaran 20118, kepada Pertamina mengajukan tambahan kuota sebesar 10%.

Dia tidak menampik kenyataan, bahwa tetap terjadi fluktuasi harga. Untuk itu, Disperindag bekerjasama dengan satgas pangan Polres Gunungkidul terus melakukan operasi. Selama monitoring memang ditemukan penjualan tidak sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan.

Banyak Pangkalan tidak patuh, baik terhadap Peraturan Gubernur DIY No. 28 tahun 2015 tentang HET Liquefied Petroleum Gas (LPG) tabung 3 Kg, maupun Surat Edaran (SE) Bupati Gunungkidul yang dikeluarkan 23/04/2018, No.500/1914, tentang pengawasan pelaksanaan pendistribusian LPG.

Dalam Pergub DIY, Lanjut Suyanto, jelas ditentukan bahwa HET LPG tabung gas 3 Kg di DIY Rp 15.500,00.

Harga dari pertamina/ depot LPG Pertamina/ Stasiun Pengisian LPG termasuk PPN 10% Rp 11.500,00.

Keuntungan agen LPG 3 Kg Rp 1.200,00, biaya operasional agen, Rp 1.200,00

Harga agen ke sub penyalur / pangkalan Rp.14.000,- margin sub penyalur/ pangkalan Rp. 1.500,00.

Itu sebabnya ditetapkan, bahwa HET LPJ 3 Kg di sub penyalur/ Pangkalan Rp. 15.500,00.

HET tersebut, imbuhnya, sudah termasuk biaya operasional sampai ke titik pangkalan yang berada di bawah radius 0 sampai 60 KM dari stasiun pengisian.

“Oleh karena itu, penyalur/agen, sub penyalur/pangkalan dilarang menambah segala bentuk komponen biaya tambahan lainnya di luar ketentuan,” pungkasnya.

Hasil pantauan di lapangan pangkalan LPG 3 Kg pertamina domistic gas region IV, atas nama Nur Astri Aningsih, Desa Ngalang, Kecamatan Gedangsari, menjual gas melon Rp 17.000,00

Pangkalan Toko Warno, depan Kecamatan Nglipar, tepatnya jalan raya Nglipar Wonosari, menjual Rp 18.000,00. (Jk)

infogunungkidul

Recent Posts

Mencuri Motor, Warga Gunungkidul Ditangkap Polisi

BANTUL - RABU PON, SEORANG pria berinisial AS (34) warga Panggang, Gunungkidul, ditangkap polisi usai…

2 jam ago

Lemot Buka Rekam Medis, RSUD Wonosari Disomasi

GUNUNGKIDUL-RABU PON, Terkait dugaan penahanan atau penundaan pemberian salinan rekam medis Rumah Sakit Umum Daerah…

13 jam ago

Keluarga Besar Partai Golkar Berduka, Tokoh Politik Senior Berpulang

GUNUNGKIDUL - SELASA PAHING, Salah satu putra terbaik Gunungkidul, sekaligus tokoh politik senior, Drs. HM.…

1 hari ago

Smart Batik Indonesia Kembangkan Ekosistem Batik Sawit di Yogyakarta

YOGYAKARTA - MINGGU KLIWON, PT AGRINAS Palma Nusantara (Persero) menjalin kerja sama dengan CV Smart…

4 hari ago

Dugaan Malpraktik RSUD Wonosari akan Dibawa ke-Majelis Disiplin Profesi

GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Dugaan kasus malpraktik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari, yang menimpa…

4 hari ago

Veda Ega Pratama Pembalap Indonesia Asal Gunungkidul Mengukir Sejarah Besar

GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Veda Ega Pratama berhasil mencetak sejarah besar bagi dunia balap motor…

4 hari ago