Categories: OPINI

LELAKI USIA 40 TAHUN BUTA HURUF: SETELAH DIAJARI MEMBACA, DIA MENJADI PEMIMPIN DUNIA

PATUK, SELASA PAHING-INI bukan cerita dari negeri dongeng, tetapi benar-benar terjadi. Lelaki usia 40 tahun diperintah membaca, sementara dia buta huruf, karena sampai seumur itu, dia tidak pernah megenyam pendidikan.

Satu keajaiban pun terjadi. “Sesungguhnya urusan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu, Dia (Tuhan) hanya berkata kepadanya, Jadilah! Maka jadilah sesuatu itu.”

Tanpa kendala, lelaki itu lancar melaval kata demi kata, sesuai perintah. Dan di kemudian hari lekaki tersebut menjadi pemimpin dunia yang sangat disegani. Dia buta huruf, tetapi tidak buta hati.

Printah pertama yang diterima, “Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan.”

Disusul penjelasan, bahwa Tuhamu, adalah “Dia (yang) telah menciptakan manusia dari segumpal darah.”

Bacalah, demikian menyusul perintah yang lain, “Dan Tuhanmulah Yang Maha Mulia. Yang mengajar (manusia) dengan pena. Dia (Tuhan) mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.”

Lelaki lain, usianya kurang lebih sama, mengaku berpendidikan, sangat fasih membaca, tetapi tidak paham tentang isi yang baru saja dia baca.

Sama-sama membaca, namun hasilnya berbeda, lelaki pertama berhasil menjadi pemimpin dunia, lelaki kedua, menjago Ketua RT saja gagal berkali-kali, meski dia lihai berselancar di internet.

Lelaki pertama membaca dengan menyebut nama Tuhan yang menciptakan manusia dari segumpal darah. Membaca dengan menyebut nama Tuhan yang Maha Mulia, yang mengajarkan dengan pena, danTuhan yang mengajarkan kepada manusia tentang apa yang tidak diketahuinya.

Lelaki yang pertama itu adalah Nabi Muhammad, Rasululloh SAW. Sementara lelaki kedua, saya tidak tahu namanya, karena dia menyatakan, E-KTP masih diproses di Kantor Disdukcapil.

Saya, dan mungkin juga Anda, hanya bisa merindukan nama besar Nabi Muhammad SAW, sekaligus cemburu terhadap ketaatannya kepada Allah SWT.

Tidak ada lagi utusan Allah SWT yang diperintah turun ke bumi memimpin dunia, karena Nabi Muhammad SAW adalah penutup segala nabi.

“Muhammad itu bukanlah bapak dari seseorang di antara kamu, tetapi dia adalah utusan Allah dan penutup para nabi. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu,” Sabda Allah di dalam Al-Quran, Al-Ahzab 33: Ayat 40.

Kita memang tidak menginginkan Nabi baru. Kita butuh pemimpin, yang tingkat ketaatnya mengikuti Rosululloh SAW (tidak menyamai). Pemimpin yang bisa nembaca dengan hati, dan tidak hanya dengan mata. Bambang Wahyu Widayadi

infogunungkidul

Recent Posts

Kekeringan di Gunungkidul, UPZ UP45 Salurkan Puluhan Ribu Liter Air Bersih di Ngawen

GUNUNGKIDUL— KAMIS PAHING, Di tengah persoalan kekeringan yang terus terjadi pada setiap tahun, kebutuhan air…

20 jam ago

Puluhan Gambar Muncul, Berikut Hasil Lengkap Bukaan Cupu Kyai Panjala

GUNUNGKIDUL - SELASA KLIWON. Upacara adat tradisi pembukaan Cupu Kyai Panjala dilaksankan pada hari ini,…

4 hari ago

Hari Jadi ke-196, Bupati – Wakil Bupati Gunungkidul Kian Memanas

GUNUNGKIDUL - MINGGU PON, Beberapa agenda kegiatan peringatan Hari Jadi Kabupaten Gunungkidul ke-196 terlaksana dengan…

5 hari ago

Bukaan Cupu Kyai Panjala Malam Selasa Kliwon, Salah Satu Ritual Sakral di Gunungkidul

GUNUNGKIDUL - JUM'AT LEGI, Ritual adat pembukaan Cupu Kyai Panjala di Padukuhan Mendak, Kalurahan Girisekar,…

1 minggu ago

Polda DIY Gelar Sertijab Dirreskrimum, Kabidkeu, Kapolresta Sleman dan Kapolres Gunungkidul

YOGYAKARTA - SABTU KLIWON, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar serah terima jabatan Direktur Reserse Kriminal…

2 minggu ago

Pucuk Pimpinan Polda DIY Resmi Berganti

YOGYAKARTA - JUM'AT WAGE, PUCUK pimpinan Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) resmi berganti, setelah Kapolri…

2 minggu ago