TANJUNGSARI-KAMIS PAHING | Dapur rumah milik Tarno (65) warga Padukuhan Karangnongko (04/03), Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari ludes dilalap api pada Kamis, (08/10/2020) sore. Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian puluhan juta rupiah.
Peristiwa tersebut bermula ketika saat istri Tarno yakni, Tukem selesai memasak nasi menggunakan tungku pada siang hari. Tukem selanjutnya pergi keladang, sedang tungku api masih menyala. Pada sekira pukul 15.30 WIB, pasangan lansia ini belum pulang. Diduga api membesar dan merembat ke kayu kering yang berada di dekat tungku.
“Api pun semakin membesar kemudian merembet ke dapur beserta perabotnya,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, Edy Basuki.
Selain itu, palawija seperti jagung dan hasil panen lain menjadi amukan si jago merah.
Melihat kobaran api yang membesar dan menimbulkan asap tebal, seorang saksi yakni, Supardi (43) warga setempat mencari pertolongan warga.
BPBD yang mendapat laporan, kemudian menerjunkan Tim Reaksi Cepat untuk membantu memadamkan api. Meski tidak ada korban jiwa, namun kerugian mencapai puluhan juta rupiah.
“Kerugian cukup besar yakni Rp 10 juta rupiah,” pungkasnya. (Hery)
GUNUNGKIDUL-SENIN KLIWON, Persoalan tata kelola pendapatan sektor pariwisata khususnya wisata pantai di Kabupaten Gunungkidul, masih…
TANJUNGSARI - SENIN KLIWON, Rumah milik Karim (71) warga Padukuhan Panggang 02/10, Kalurahan Kemiri, Kapanewon…
YOGYAKARTA-SENIN KLIWON, Lintas generasi alumni Universitas Janabadra (UJB) Yogyakarta menggelar acara halalbihalal nasional di Swiss-Belresidences…
YOGYAKARTA - MINGGU WAGE, warga Dusun Tiyasan, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, provinsi DIY…
WONOSARI - SABTU PON, Sebuah tamparan keras institusi pemerintahan kembali terjadi. Kali ini RDS alias…
GUNUNGKIDUL – RABU KLIWON, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana…