PEMERINTAHAN

Maksa Berjualan di Wilayah Larangan, Siap-Siap Dihalau SatPol PP

WONOSARI-SABTU WAGE | Satuan Polisi Pamong Praja (SatPol PP) Kabupaten Gunungkidul mencoba menghalau beberapa pedagang yang masih nekat berjualan di area larangan. Hal itu sebagai upaya penegakkan Perda Nomor 07 Tahun 2021 Pasal 21 tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman masyarakat, serta Peraturan Bupati Nomor 9 Tahun 2021 Pasal 6 tentang Pemanfaatan Alun-alun Wonosari.

Sebelumnya, pasca peristiwa ratusan anggota paguyuban Pedagang Kaki Lima (PKL) Pawonsari melakukan aksi geruduk kantor Pemda Gunungkidul, Kamis (15/01/2026) lalu, sejumlah pedagang masih nekat berjualan di seputar komplek alun-alun Kota Wonosari, Sabtu (17/01/2026) sore.

Kehadiran para pedagang tersebut langsung disambut sejumlah petugas SatPol PP yang sebelumnya telah bersiaga di lokasi, dengan melakukan himbauan dan pelarangan kepada para pedagang.

Hal tersebut dibenarkan Plt. Kepala SatPol PP Kabupaten Gunungkidul, Irawan Jatmiko. Pihaknya menyampaikan, petugas akan melakukan tindakan tegas namun terukur, terhadap pedagang yang tetep memaksa berjualan di lokasi larangan.

“Ya. Bukan disita…tapi bisa kita amankan. Kalo dengan pendekatan persuasif masih tidak nurut…akan kita angkut. Coba nanti berita mu kyk apa? 😁. Tetap dilakukan pendekatan persuasif, kalo masih tidak mengindahkan kita tindak….,” tulis Irawan via pesan WhatsApp.

Hal senada juga diungkapkan Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Gunungkidul, Chairul Agus Mantara bahwa pemerintah telah memberikan opsi untuk para PKL.

“Ya kita beri opsi, bergeser sendiri atau diamankan di SatPol PP,” kata Agus.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Gunungkidul Kelik Yuliantoro, memilih tidak menjawab.

Penulis: Agus SW
Editor: HRD

Ikuti infogunungkidul di Facebook, Instagram, dan WA Channel: https://whatsapp.com/channel/

infogunungkidul

Recent Posts

Melintas di Bokong Semar, Truk Tronton Terguling

BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…

5 jam ago

28 Tahun Reformasi, Aktivis UJB Terbitkan Buku Sejarah Gerakan Mahasiswa Empat Dekade

JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…

4 hari ago

“Adu Banteng” Vario Vs Supra dua Korban Dilarikan ke-RS

GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…

1 minggu ago

Gorok Leher Sendiri, Pria Asal Gunungkidul Ditemukan Tewas

SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…

1 minggu ago

Waspada! Diduga Ulah Maling, 3 Warga Nglipar Kehilangan Emas dan Uang Tunai

GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…

2 minggu ago

Adu Banteng CBR Vs Supra, Satu Korban Meninggal Dunia

GUNUNGKIDUL – SABTU WAGE, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di Perempatan…

3 minggu ago