PATUK-KAMIS LEGI | Maraknya aktivitas tambang di wilayah Kapanewon Patuk, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) jadi perbincangan publik, viral di Media Sosial (Sosmed).
Unggahan tesebut salah satu di akun Facebook yang menanyakan keberadaan aktivitas tambang.
Pertanyaan terkait maraknya tambang diunggah di Group Fb SUARA PATUK langsung mendapat respon dari warga net.
“Infone lur kok area Patuk katah tanah dikeruk begoh niku ajeng dingge urug proyek nopo gih,” tulisnya.
Tak berselang lama unggahan yang di-posting oleh akun Indra Prasetya tersebut ramai diperbincangkan. Hingga saat ini, unggahan tersebut telah disukai oleh lebih dari 50 orang.
Selain itu, beragam komentar juga menanggapi unggahan tersebut, salah satunya yakni Sae Motor. “lihat bekas tanahnya di aspal, ada 5 lokasi yang dikeruk,” tulisnya.
Sementara komentar Bang Jono, mengeluhkan kondisi jalan di area pertambangan.
“Dalan e rep dinggo gawe sawahh,” tulis Bang Jono.
Tak hanya itu, sejumlah pengguna jalan juga mengeluhkan kondisi jalan raya yang saat ini banyak bekas tanah di sekitaran pintu masuk area pertambangan.
Menurutnya, tanah yang mengotori aspal tersebut akan membahayakan pengguna jalan.
“Tanah bekas ban truk itu kan jadi licin kalau hujan,” ujarnya.
(A.YL)
GUNUNGKIDUL - KAMIS PAHING, Hari Jadi Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan yang ke-93 menggelar bazar UMKM,…
GUNUNGKIDUL - SELASA KLIWON, GEMPA bumi dengan kekuatan Magnitudo 3,0 mengguncang Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah…
PT PERTAMINA Patra Niaga memastikan harga BBM subsidi tetap tidak mengalami kenaikan hingga akhir 2026,…
GUNUNGKIDUL - JUM'AT WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
GUNUNGKIDUL - KAMIS PON, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) bersama Koperasi Produsen Usaha Lembaga…
SURAKARTA - MINGGU WAGE, UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS) Surakarta mewisuda sebanyak 1.082 mahasiswa di Auditorium…