PATUK-KAMIS LEGI | Maraknya aktivitas tambang di wilayah Kapanewon Patuk, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) jadi perbincangan publik, viral di Media Sosial (Sosmed).
Unggahan tesebut salah satu di akun Facebook yang menanyakan keberadaan aktivitas tambang.
Pertanyaan terkait maraknya tambang diunggah di Group Fb SUARA PATUK langsung mendapat respon dari warga net.
“Infone lur kok area Patuk katah tanah dikeruk begoh niku ajeng dingge urug proyek nopo gih,” tulisnya.
Tak berselang lama unggahan yang di-posting oleh akun Indra Prasetya tersebut ramai diperbincangkan. Hingga saat ini, unggahan tersebut telah disukai oleh lebih dari 50 orang.
Selain itu, beragam komentar juga menanggapi unggahan tersebut, salah satunya yakni Sae Motor. “lihat bekas tanahnya di aspal, ada 5 lokasi yang dikeruk,” tulisnya.
Sementara komentar Bang Jono, mengeluhkan kondisi jalan di area pertambangan.
“Dalan e rep dinggo gawe sawahh,” tulis Bang Jono.
Tak hanya itu, sejumlah pengguna jalan juga mengeluhkan kondisi jalan raya yang saat ini banyak bekas tanah di sekitaran pintu masuk area pertambangan.
Menurutnya, tanah yang mengotori aspal tersebut akan membahayakan pengguna jalan.
“Tanah bekas ban truk itu kan jadi licin kalau hujan,” ujarnya.
(A.YL)
RONGKOP - KAMIS PON, Musim kemarau panjang tahun ini membawa tantangan ganda bagi Kabupaten Gunungkidul.…
WONOSARI - RABU PAHING, Sebanyak 8 (delapan) mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Pertanian Bogor…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dua…
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Pagi buta, M (76) seorang kakek warga Padukuhan Tonggor, Kalurahan Pacarejo,…
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan satu unit Mobil Ambulan…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, KABID Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan membenarkan adanya kendaraan dinas…