PANGGANG – Kamis Wage | Perlunya masyarakat mewaspadai cuaca ekstrem dan tingginya curah hujan yang mengguyur Kabupaten Gunungkidul pada akhir pekan ini. Hujan Deras yang sering dibarengi dengan angin kencang, warga terancam musibah tanah amblas, dan longsor, terutama di daerah rawan.
Seperti yang terjadi di Padukuhan Panggang 1, Rt, 02/06, Desa Giriharjo, Kecamatan Panggang. Tanah ambles di beberapa titik, mengancam pemukiman warga.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunungkidul Edy Basuki mengatakan, tanah amblas diketahui Rabu (08/01/2020), setelah wilayah Panggang 1 diguyur hujan deras.
“Tiba-tiba tanah pekarangan yang berdekatan dengan pemukiman warga amblas,” jelasnya, Kamis (09/01/2020).
Edy menambahkan, tanah yang amblas sudah ditutup dengan material, namun masih saja kembali amblas.
“Ada sekitar 21 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak. 16 KK di antaranya terancam dan 5 KK lainnya berstatus bahaya,” terangnya.
Amblasnya tanah terjadi berkali-kali, di tempat yang berbeda-beda, dikhawatirkan akan mengancam rumah penduduk yang berada di sekitarnya, mengingat curah hujan masih tinggi di Kabupaten Gunungkidul.
“Dimungkinkan tanah amblas masih akan terjadi, masyarakat agar selalu waspada,” pungkasnya. (hr)
YOGYAKARTA - JUMAT LEGI, PROFESOR Sony Warsono, MAFIS, Ph.D.,CA, Ak resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar…
YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 11.099 mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus…
GUNUNGKIDUL-SENIN PAHING, SD Muhammadiyah Mulusan II Padukuhan Mahbang, Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan, menggelar kegiatan jalan…
SLEMAN-SENIN PAHING, SEORANG kakek berinisial N (73) warga Ngalang, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, DIY tewas…
YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 210 mahasiswa UPN “Veteran” Yogyakarta yang terpilih sebagai kakak asuh…
RONGKOP - KAMIS PON, Musim kemarau panjang tahun ini membawa tantangan ganda bagi Kabupaten Gunungkidul.…