PATUK – Kamis Legi | Digadang-gadang sebagai makanan khas Kecamatan Patuk, Sompil kini semakin eksis dengan tampilan uniknya.
Di daerah lain, Sompil dikenal dengan nama lontong sayur, dibuat dengan bahan pokok beras. Namun di Kecamatan Patuk, makanan ini berbentuk segitiga, berbungkus dengan daun pisang.
Berbicara Sompil, Amat Supingi warga Padukuhan Soko, Desa Ngoro-oro, Kecamatan Patuk, dialah orang yang pertama kali membuat Sompil.
Berkat sentuhan tangan terampilnya, makanan Sompil kini menjadi andalan dalam setiap acara yang digelar di Kecamatan Patuk. Biasanya disajikan satu paket dengan tempe dan sayur lombok.
“Awalnya Ibu saya membuat Sompil hanya untuk dijual di acara-acara tertentu, untuk menopang perekonomian keluarga dengan sembilan orang anak,” jelas Sumilah, Amat Supingi.
Sumilah menceritakan, Ibunya meninggal pada tahun 2004, namun keterampilan membuat Sompil telah diwariskan kepadanya.
“Dulu Sompil hanya bisa ditemukan di acara tertentu, seperti hiburan wayang kulit, ketoprak, jathilan, dan kesenian kesenian tradisional,” kenang Sumilah.
Kini warisan Amat Supingi tersebut mulai berkembang hingga saat ini. Makanan mengenyangkan dengan harganya yang murah ini, Sompil Patuk akhirnya dipatenkan sebagai makanan khas Patuk. (Gandung)
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dua…
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Pagi buta, M (76) seorang kakek warga Padukuhan Tonggor, Kalurahan Pacarejo,…
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan satu unit Mobil Ambulan…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, KABID Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan membenarkan adanya kendaraan dinas…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, UNIVERSITAS Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, Sebanyak 1.054 lulusan Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) Periode IV…