NGLIPAR, Jumat Legi – Notorejo (78) warga Padukuhan Ngrandu 02/01, Desa Katongan, Kecamatan Nglipar mengakhiri hidup dengan cara Gantung Diri (Gandir) menggunakan tampar warna putih di dapur, Jumat, (15/02) pukul 16.30 WIB.
Baca juga:
Dua PNS Bertabrakan Di Jalur Lintas Selatan
AKP. Sumarya melalui Kanit Reskrim Polsek Nglipar Ipda. Darmadi, SH menjelaskan, korban diketahui oleh anaknya Slamet Riyadi (49) dan Rubiyatini (49).
Anak korban mencari keberadaan Notorejo bermaksud mengantar makanan. Sampai di dapur rumah korban, Notorejo ditemukan tewas dengan cara gantung diri.
Baca juga:
Minibus Terguling, Satu Orang Tewas Di Tempat
Setelah mendapat laporan warga, petugas Polsek Nglipar bersama Tim Medis Puskesmas Nglipar mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan pemeriksaan terhadap jasad korban.
“Tidak ada unsur penganiayaan. Korban murni meninggal karena gantung diri. Diduga, korban frustasi karena asma yang dia derita bertahun-tahun, tidak kunjung sembuh” ungkap Ipda Darmadi.
Selesai pemeriksaan, jenazah korban diserahkan kepada keluarga untuk selanjutnya dilakukan upacara pemakaman. (Ag/ig)
GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…
BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…
JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…
GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…
GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…