Menggunakan Tali Tampar, Notorejo Gantung Diri di Dapur 

1073

NGLIPAR, Jumat Legi – Notorejo (78) warga Padukuhan Ngrandu 02/01, Desa Katongan, Kecamatan Nglipar mengakhiri hidup dengan cara Gantung Diri (Gandir) menggunakan  tampar warna putih di dapur, Jumat, (15/02) pukul 16.30 WIB.

Baca juga:

Dua PNS Bertabrakan Di Jalur Lintas Selatan

AKP. Sumarya melalui Kanit Reskrim Polsek Nglipar Ipda. Darmadi, SH menjelaskan, korban  diketahui oleh anaknya Slamet Riyadi (49) dan Rubiyatini (49).

Anak korban mencari keberadaan Notorejo bermaksud mengantar makanan.  Sampai di dapur rumah korban, Notorejo  ditemukan tewas dengan cara gantung diri.

Baca juga:

Minibus Terguling, Satu Orang Tewas Di Tempat

Setelah mendapat laporan warga, petugas Polsek Nglipar bersama Tim Medis Puskesmas Nglipar mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan pemeriksaan terhadap jasad korban.

“Tidak ada unsur penganiayaan. Korban murni meninggal karena gantung diri. Diduga, korban frustasi karena asma yang dia derita  bertahun-tahun, tidak kunjung sembuh” ungkap Ipda Darmadi.

Selesai pemeriksaan, jenazah korban diserahkan kepada keluarga untuk selanjutnya dilakukan upacara pemakaman. (Ag/ig)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.