Sebenarnya, lanjut Anung Sugihantono, Dirjen P2P Kementerian Kesehatan telah memperoleh gambaran yang luas dan rinci mengenai penanggulangan anthrax di Ngrejek Wetan dan Ngrejek Kulon, Desa Gombang, Kecamatan Ponjong.
“Kami dari Kementerian Kesehatan menerima masukan dari Gunungkidul tentang pentingnya penambahan keterampilan bagi para dokter dalam menangani anthrax. Itu yang pertama,” tegas Anung Sugihantono.
Dalam beberapa minggu ke depan penambahan ilmu berupa transfer ķeterampilan sudah bisa direalisasikan.
Kemudian yang kedua, Dinas Kesehatan Gunungkidul memerlukan tambahan obat-obatan. Di samping itu, juga pelindung diri bagi para petugas lapangan.
“Hari ini, melalui Dinkes DIY, Kementerian Kesehatan telah menyerahkan sejumlah alat pelindung diri. (Bambang Wahyu Widayadi)
Page: 1 2
GUNUNGKIDUL - KAMIS PON, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) bersama Koperasi Produsen Usaha Lembaga…
SURAKARTA - MINGGU WAGE, UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS) Surakarta mewisuda sebanyak 1.082 mahasiswa di Auditorium…
YOGYAKARTA - JUM'AT PAHING, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan, aksi demontrasi yang berlangsung pada siang hingga…
YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X secara…
BABTUL - KAMIS WAGE, KABUPATEN Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta diguncang gempa bumi tektonik dengan…
YOGYAKARTA - KAMIS WAGE, SEBANYAK 3.865 mahasiswa Universitas Gadjah Mada program sarjana dan sarjana terapan…