JAKARTA, SELASA WAGE-Gerakan Pelatihan Reformasi Birokrasi (RB) dalam wilayah bebas korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih melayani (WBBM), bagi Badan Pendidikan dan Latihan (Badiklat) Kejaksaan RI punya gaya kekinian, selain mewujudkan good govenermance dan clean government menuju aparatur yang bersih dan bebas korupsi, juga menata lingkungan yang asri dan nyaman.
Kepala Badan Diklat Setia Untung Arimuladi mengatakan konsep lingkungan yang asri dan nyaman di dalam komplek Diklat itu dengan memperindah taman dan ruang-ruang kosong, yang ada di kompleks lingkungan Badiklat.
“Membangun zona integritas wilayah bebas korupsi berbasis lingkungan, bagi Badiklat tidak hanya memberikan pendidikan dan pelatihan semata, tapi bagaimana para peserta didik dan staf mencintai lingkungan. Karena itu kami berinovasi dengan mempercantik taman dan membenahi ruang yang tidak layak agar bermanfaat dengan konsep kekinian,” kata Setia Untung di Jakarta, Selasa (20/11).
Untung menekankan salah satu yang direnovasi adalah sisi luar ruangan gedung diantaranya adalah renovasi kantin, penataan taman, sarana olahraga dan pemiliharaan unggas atau burung. Renovasi kantin dengan hadirnya cafe lucky bagi penikmat kopi nusantara dan pangkas rambut atau barbershop.
“Kantin ini kita perbaiki, ditambah beberapa ruang diantaranya tempat duduk santai sembari menikmati secangkir kopi dan mengobrol seru, bagi peserta didik dan staf pengajar,” ungkapnya.
Sembari menikmati kopi Nusantara yang dihadirikan oleh cafe lucky, Setia Untung juga meberi kesan nuansa kekinian bagi mereka yang suka berswafoto disisi slasar samping aula Adhykarya.
“Jadi lingkungan ini, menyediakan tempat nyaman agar peserta didik dan staf betah berada di lingkungan Badiklat. Begitu juga para tamu, disaat acara-acara tertentu. Sehingga terjadi fellowship dan interaksi satu dengan lainnya,” ujar dia.
Sementara, Rina Hidayani Kasubag Akademis Diklat Kejaksaan mengaku perubahan lingkungan dan penataan ruang membuat kenyamanan bagi dirinya dan rekan-rekan jaksa yang bertugas di Badiklat. Apalagi penataan kantin dengan konsep seperti di Mall ada cafe.
“Adanya cafe lucky di Badiklat ini, seperti menikmati kopi di sebuah mall. Ketimbang melangkah jauh kami bisa menikmati kopi disaat jam istirahat dan jam pulang kerja,” tutur Rina dan rekan-rekan lainnya.
Sebagai mana diketahui Badiklat di bawah Komando Setia Untung mempercantik dan menambah fasilitas di Badiklat diantaranya, kantin, lapangan olahraga, perpustakaan, dan lapangan tembak.
Bahkan Badiklat mendapatkan sertifikat Akreditasi A dari Lembaga Administrasi Nasional untuk pelatihan dasar Gelombang I dan II untuk CPNS, Calon Pimpinan II, dan Capim III di lingkungan Kejaksaan. Rubah Wajah Badiklat Menuju Zona Bebas Korupsi, Kabandiklat Percantik Fasilitas dan Lingkungan. (edw/red)
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kasus dugaan penganiayaan dan pengeroyokan yang tergolong brutal bahkan sadis terhadap…
WONOSARI – RABU KLIWON, Seorang remaja di Gunungkidul, menjadi korban penganiayaan dan pengeroyokan brutal oleh…
GUNUNGKIDUL - SABTU LEGI , SEORANG Lansia berhasil ditemukan tim SAR Gabungan dengan selamat setelah…
GUNUNGKIDUL — RABU PON, Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) warga Kalurahan Katongan, Kapanewon Nglipar, Kabupaten…
GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…
BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…