KARANGMOJO, Selasa Pahing–Jejak siar agama Islam yang dilakukan Ki Ageng Wono Kusumo di Gunungkidul adalah di lereng bukit Rt 03 Rw 04, Padukuhan Wonontoro, Desa Gedangrejo, Kecamatan Karangmojo. Di sekitar makam Ki Ageng Wono Kusumo mengalir air jernih, yang oleh warga setempat disebut sebagai sedang pancuran.
Bambang Edi Woharjo, Panitia Jumadilakiran (upacara sedekah nyadran) (12/3) menuturkan, sendang pancuran memiliki tuah. Warga dari berbagai daerah memanfaatkan air untuk pengobatan.
Bangunan sendang sangat sederhana. Warga yang membutuhkan air harus sabar bergantian. Maklum, meski disebut pancuran, lokasi terlalu sempit.
Air tidak mancur, melainkan mengalir, pengambilan dilakukan dengan cara menaruh botol mineral tanggung.
Meski demikian Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) H. drs. Kamalu Diningrat menyatakan, air Wonontoro ada kemiripan dengan zam-zam. Secara khusus dia menyebutkan, sedang pancuran merupakan fasilitas wudlu mendiang Ki Ageng Wono Kusumo. Agung Sedayu-ig
YOGYAKARTA - MINGGU KLIWON, PT AGRINAS Palma Nusantara (Persero) menjalin kerja sama dengan CV Smart…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Dugaan kasus malpraktik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari, yang menimpa…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Veda Ega Pratama berhasil mencetak sejarah besar bagi dunia balap motor…
GUNUNGKIDUL— KAMIS PAHING, Di tengah persoalan kekeringan yang terus terjadi pada setiap tahun, kebutuhan air…
GUNUNGKIDUL - SELASA KLIWON. Upacara adat tradisi pembukaan Cupu Kyai Panjala dilaksankan pada hari ini,…
GUNUNGKIDUL - MINGGU PON, Beberapa agenda kegiatan peringatan Hari Jadi Kabupaten Gunungkidul ke-196 terlaksana dengan…