WONOSARI – KAMIS KLIWON | Pandemi virus corona yang melanda, khususnya di Kabupaten Gunungkidul, membuat panen raya ditiadakan. Meski begitu, para petani mendapatkan hasil panen melimpah.
Tukarno, salah seorang petani warga Padukuhan Semenrejo, Desa Pulutan, Kecamatan Wonosari mengungkapkan, panen untuk tahun 2020 ini menurutnya lebih meningkat dibandingkan tahun 2019 lalu.
“Untuk hasil 1000m persegi yaa mungkin rata-rata sekitar 7 kwintal lebih,” katanya, Kamis (09/04/2020) siang.
Untuk mendapatkan hasilk panen yang tinggi, Tukarno mengatakan, syarat utamanya yakni tanamannya harus sehat, subur dengan stategi pemupukan yang tepat, terhindar dari hama dan juga cukup air.
“Kalau disini setahun cuma panen satu kali, tetapi kalau di padukuhan sebelah, setahun bisa memanen dua kali karena dekat pasokan air (sumur bor),” jelasnya.
Disamping itu, lebih lanjut Tukarno membagi pengalamannya, bahwa menanam padi juga harus diperhatikan tata cara pengembangannya.
“Seperti menjaga kesehatan tanaman dan melindungi tanaman padi dari serangan hama,” pungkasnya. (hery)
GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…
BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…
JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…
GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…
GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…