PLAYEN – Rabu Legi | Pasar Playen adalah aset daerah. Ke depan diharapkan bisa berkembang untuk menopang perekonomian masyarakat Playen pada khususnya dan Gunungkidul pada umumnya.
Hal itu disampaikan Hj. Badingah S.Sos Bupati Gunungkidul pada peresmian pasar Playen Rabu (05/02/2020).
Menurut Badingah, revitalisasi pasar tradisional sangat penting. Pemerintah Daerah sangat peduli terhadap pedagang yang berada di pasar tradisional.
“Perkembangan teknologi berpengaruh dalam persaingan antara pasar tradisional dengan pasar modern,” ujar Badingah, (05/02/20).
Dia mengingatkan, bahwa menjaga lingkungan pasar adalah sangat penting.
“Dulu, pasar tradisional itu terkenal kumuh dan bau. Sekarang tak boleh begitu,” kata Badingah.
Mulai sekarang, demikian ajak Badingah, mari dari diri sendiri untuk menjaga lingkungan lebih bersih, asri dan nyaman.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dinperindag) Gunungkidul, Johan Eko Sudarto melaporkan, pembangunan Pasar seluas 1.739 m2 menghabiskan dana Rp 8,1 milyar.
Biaya tersebut menurutnya berasal dari berbagai sumber, mulai dari APBD hingga Dana Alokasi Umum (DAU).(Wahyu)
YOGYAKARTA - JUMAT LEGI, PROFESOR Sony Warsono, MAFIS, Ph.D.,CA, Ak resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar…
YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 11.099 mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus…
GUNUNGKIDUL-SENIN PAHING, SD Muhammadiyah Mulusan II Padukuhan Mahbang, Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan, menggelar kegiatan jalan…
SLEMAN-SENIN PAHING, SEORANG kakek berinisial N (73) warga Ngalang, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, DIY tewas…
YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 210 mahasiswa UPN “Veteran” Yogyakarta yang terpilih sebagai kakak asuh…
RONGKOP - KAMIS PON, Musim kemarau panjang tahun ini membawa tantangan ganda bagi Kabupaten Gunungkidul.…