Pasar Rakyat Playen Tidak Boleh Kumuh dan Bau Busuk

596

PLAYEN – Rabu Legi | Pasar Playen adalah aset daerah. Ke depan diharapkan bisa berkembang untuk menopang perekonomian  masyarakat Playen pada khususnya dan Gunungkidul pada umumnya.

Hal itu disampaikan Hj. Badingah S.Sos Bupati Gunungkidul pada peresmian pasar Playen Rabu (05/02/2020).

 

 

Menurut Badingah, revitalisasi pasar tradisional sangat penting. Pemerintah Daerah sangat peduli terhadap  pedagang yang berada di pasar tradisional.

“Perkembangan teknologi berpengaruh dalam persaingan   antara pasar tradisional dengan pasar modern,” ujar Badingah, (05/02/20).

Dia mengingatkan, bahwa menjaga lingkungan pasar adalah sangat penting.

“Dulu, pasar tradisional itu terkenal kumuh dan bau. Sekarang tak boleh begitu,” kata Badingah.

Mulai sekarang, demikian ajak Badingah, mari dari diri sendiri untuk menjaga lingkungan lebih bersih, asri dan nyaman.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dinperindag) Gunungkidul, Johan Eko Sudarto melaporkan, pembangunan Pasar seluas 1.739 m2  menghabiskan dana Rp 8,1 milyar.

Biaya tersebut menurutnya berasal dari berbagai sumber, mulai dari APBD hingga Dana Alokasi Umum (DAU).(Wahyu)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.