TANJUNGSARI, SELASA PON – Pasca gelombang tinggi beberapa waktu lalu, hasil tangkapan ikan nelayan Pantai Selatan Gunungkidul melimpah, mampu mencapai 1 kwintal. Berbeda dengan hari Biasa, yang hanya mampu mendapat paling banyak 50 kilogram, setiap kali melaut.
“Jumlah tangkapan ikan mulai terasa meningkat sejak satu pekan terakhir,” kata Sumardi, salah seorang nelayan pantai Baron, Selasa, (21/08).
Sumardi mengatakan, pasca gelombang tinggi beberapa waktu lalu, membuat nelayan libur melaut dan baru satu pekan ini hasil tangkapan melimpah.
Dikatakan Sumardi, saat ini sedang musim ikan tongkol. Meskipun harganya tidak begitu tinggi namun masih cukup stabil sehingga dinilai sangat menguntungkan bagi nelayan.
Jenis ikan tongkol saat sepi tangkapan dijual 20 ribu rupiah per kilogram, namun saat hasil tangkapan melimpah seperti saat ini, dijual 10 ribu rupiah per kilogram. Namun pembeli tidak bisa langsung membeli kepada nelayan, harus lewat Tempat Pelelangan Ikan (TPI).
Selain ikan tongkol, hasil tangkapan lain yang saat ini banyak dijumpai adalah gurita. Harga jualnya pun jauh lebih tinggi dibandingkan dengan harga ikan.
“Jika diuangkan di TPI, perkilogramnya sampai 50 ribu rupiah. Harga dan tangkapannya jauh lebih banyak dibanding sebelumnya, sehingga modal pun kembali,” ungkapnya.
Diperkirakan cuaca akan terus bersahabat dalam beberapa minggu kedepan, sehingga kesempatan ini akan dimanfaatkan para nelayan dengan sebaik-baiknya.
“Kami pasrah kepada Tuhan. Rezeki sudah ada yang mengatur. Terpenting memonitor setiap pergerakan gelombang dan patuhi himbauan Tim SAR,” tutupnya. (wp/ig)
GUNUNGKIDUL-RABU PON, Terkait dugaan penahanan atau penundaan pemberian salinan rekam medis Rumah Sakit Umum Daerah…
GUNUNGKIDUL - SELASA PAHING, Salah satu putra terbaik Gunungkidul, sekaligus tokoh politik senior, Drs. HM.…
YOGYAKARTA - MINGGU KLIWON, PT AGRINAS Palma Nusantara (Persero) menjalin kerja sama dengan CV Smart…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Dugaan kasus malpraktik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari, yang menimpa…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Veda Ega Pratama berhasil mencetak sejarah besar bagi dunia balap motor…
GUNUNGKIDUL— KAMIS PAHING, Di tengah persoalan kekeringan yang terus terjadi pada setiap tahun, kebutuhan air…