Categories: PERISTIWA

Pemda Gunungkidul Tak Memiliki Data Soal Sumbangan Tobong Gamping Terhadap Ekonomi

WONOSARI-MINGGU PON | Pemda Gunungkidul yang dijaga oleh Eksekutif dan Legeslatif ditantang publik membuka dokumen kontribusi ekonomi selama Tobong Gamping mengalami masa kejayaan di tahun 1965-1975.

Patung Tobong Gamping bakal ditaruh di Bunderan Siyono, sangat tidak pantas, kata wakil rakyat menyela hingar bingar kritik dan masukan dari berbagai pihak.

Irawan Jatmika, yang saat ini menduduki jabatan Kepala Dinas PUPR Gunungkidul  angkat bicara meski sangat minim.

“Karena masyarakat mulai mengenal semen pabrik jadi tidak butuh kapur hasil pengolahan tobong, masyarakat mulai gunakan cat pengganti labur,” ujar Irawan Jatmika, membeberkan mengapa Tobong Gamping hancur.

Kadinas sebelumnya, Eddy Praptono blak-blakan, bahwa PUPR tidak mengantongi data yang diminta masyarakat.

“Maaf PUPR (saya) tidak punya data,” ujar Eddy Praptono, kepada awak media, via pesan WhatsApp, (16-4-2022).

Pertanyaan publik memang berat karena menyangkut dua hal:

  1. Kenapa tobong gamping hancur berantakan?
  2. Soal kehancuran itu siapa yang harus bertanggungjawab?

Wakil Ketua DPRD Gunungkidul, Heri Nugroho pun tidak bersedia menjelaskan fungsi ekonomi tobong gamping tetapi dia memaparkan efek buruknya.

“Setahu saya, polusi tobong gamping mengganggu. Saya waktu belajar di Sekolah Dasar baunya menyengat, dengan asap tebal,” kata dia.

Mengapa Tobong gamping kemudian hancur, menurut Heri Nugroho karena tuntutan zaman, yang tradisional tergusur oleh yang modern.

“Tolong tulis tebal monumen tobong gamping kurang pantas berlokasi di Bunderan Siyono,” tegas Heri Nugroho. (Bambang Wahyu)

infogunungkidul

Recent Posts

Kecelakaan Beruntun, Seorang Pemotor Meninggal Dunia

GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…

6 hari ago

Melintas di Bokong Semar, Truk Tronton Terguling

BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…

2 minggu ago

28 Tahun Reformasi, Aktivis UJB Terbitkan Buku Sejarah Gerakan Mahasiswa Empat Dekade

JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…

2 minggu ago

“Adu Banteng” Vario Vs Supra dua Korban Dilarikan ke-RS

GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…

3 minggu ago

Gorok Leher Sendiri, Pria Asal Gunungkidul Ditemukan Tewas

SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…

3 minggu ago

Waspada! Diduga Ulah Maling, 3 Warga Nglipar Kehilangan Emas dan Uang Tunai

GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…

4 minggu ago