PERISTIWA

Pencarian Orang Hilang di Pantai Siung, Resmi Dihentikan

GUNUNGKIDUL – MINGGU PAHING|Pencarian satu orang hilang di Pantai Siung, Kabupaten Gunungkidul, Minggu (03/08), memasuki hari ke-7. Korban yakni Azka Nurfadilah (28), seorang perempuan warga Pondok Ranggon, 001/006, Jakarta Timur, hingga hari ini belum berhasil ditemukan.

Dibenarkan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Yogyakarta, Kamal Riswandi, bahwa operasi pencarian wisatawan hilang di Pantai Siung Kabupaten Gunungkidul, dimulai sejak kejadian Senin, (28/07) pekan lalu.

“Segala upaya dan usaha Tim SAR Gabungan sudah dilakukan, area pencarian pun sudah diperluas dan metode pencarian juga sudah kami lakukan, mulai dari pencarian visual dengan penyisiran sepanjang Pantai Siung kearah Timur dan Barat,” ungkap Kamal.

Penyisiran, dikatakan Kamal, menggunakan perahu jukung dan Jet sky. Selain itu, juga menggunakan drone untuk pantauan udara.

Sementara itu, Posko SAR Gabungan juga berupaya menyebarkan informasi kepada nelayan di wilayah Cilacap, Jawa Tengah dan Pacitan, Jawa Timur.

“Untuk personil gabungan sejak hari pertama pencarian hingga hari ini, berjumlah kurang lebih 50-100 personil,” tambahnya.

Sesuai UU No 29 tahun 2014, tentang Pencarian dan Pertolongan (SAR), demikian kata Kamal, maka operasi SAR akan ditutup secara resmi.

Namun demikian, proses penutupan operasi SAR, dijelaskan Kamal, terlebih dahulu harus diawali dengan evaluasi tim SAR Gabungan. Kemudian dilanjutkan koordinasi dengan pihak keluarga korban, serta perangkat kewilayahan setempat.

“Penutupan operasi SAR tidak bisa langsung ditutup di hari ke-7. Kami tetap akan berkordinasi dengan semua unsur SAR Gabungan, terutama dengan keluarga korban. Apabila keluarga korban sudah mengikhlaskan dan atas kesepakatan semua pihak operasi SAR akan ditutup secara resmi,” terang Kamal.

Meskipun operasi SAR telah ditutup, lebih jauh dijelaskan Kamal, pihaknya akan terus berkordinasi dengan semua unsur potensi SAR, dan masyarakat di sekitar lokasi kejadian.

“Apabila dikemudian hari, muncul tanda-tanda korban maka operasi SAR dapat dibuka kembali,” pungkasnya.

Penulis: Akbar Nhs
Editor: HRD

Ikuti infogunungkidul di Facebook, Instagram, dan WA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029VaDcLx896H4QJGQ1ZS0v
infogunungkidul

Recent Posts

Prof Sony Warsono Resmi jadi Guru Besar UGM

YOGYAKARTA - JUMAT LEGI, PROFESOR Sony Warsono, MAFIS, Ph.D.,CA, Ak resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar…

3 hari ago

Rektor UGM Buka Rangkaian PIONIR, Sambut 11.099 Mahasiswa Baru

YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 11.099 mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus…

1 minggu ago

Momentum HUT RI ke-81, SD Muhammadiyah Mulusan II Unjuk Kemajuan

GUNUNGKIDUL-SENIN PAHING, SD Muhammadiyah Mulusan II Padukuhan Mahbang, Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan, menggelar kegiatan jalan…

1 minggu ago

Seorang Kakek asal Gunungkidul Tewas Tertemper Kereta Api

SLEMAN-SENIN PAHING, SEORANG kakek berinisial N (73) warga Ngalang, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul,  DIY tewas…

1 minggu ago

Ratusan Kakak Asuh Maba UPN Veteran Yogya Jalani Pelatihan Bela Negara di AAU

YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 210 mahasiswa UPN “Veteran” Yogyakarta yang terpilih sebagai kakak asuh…

1 minggu ago

Kekeringan Akibat Kemarau Panjang di Gunungkidul Menjadi Perhatian Banyak Pihak

RONGKOP - KAMIS PON, Musim kemarau panjang tahun ini membawa tantangan ganda bagi Kabupaten Gunungkidul.…

2 minggu ago