PERISTIWA

Pencopotan Bendera Merah Putih oleh Sekelompok Remaja Berbuntut Panjang

WONOSARI-SENIN WAGE | Akibat ulah sekelompok remaja melakukan pencopotan bendera Merah Putih berbuntut panjang. Meskipun ke tujuh pelaku tidak ditahan, perkara tersebut akhirnya ditangani oleh Polres Gunungkidul.

Kanit Pidum Polres Gunungkidul Iptu Wawan Anggoro,S.H di dampingi Kanit Uppa Ipda Ratri SH dan Kasubag Humas Iptu Suryanto,S.Pd memberikan penjelasan kepada awak media, Senin, (16/08/2021) siang.

Wawan menjelaskan, kepada para pelaku yang diamankan dikenakan wajib lapor, karena pelaku merupakan anak dibawah umur tidak dilakukan penahanan dan ditangani oleh UPPA.

Sementara itu, lanjut Wawan, kendaraaan yang di gunakan pelaku dilakukan penilangan karena tidak memiliki SIM dan tidak dapat menunjukkan surat kepemilikan kendaraan yang sah.

“Jadi kendaraan yang kita tahan kaitannya dengan pelanggaran lalulintas dan motifnya hasil introgasi yang didampingi orang tuanya sejauh ini mereka mengakui hanya iseng ” jelas Wawan.

Menambahkan penjelasan Wawan Angoro, Suryanto menyampaikan, saat ini Sat Reskrim unit PPA saat masih dalam status penyelidikan, pelaku tidak di tahan namun wajib apel.

“Unit PPA dalam menangani perkara ini melibatkan beberapa Instansi diantaranya dari Bapas, Dinsos, sekolah, Dinas pemberdayaan orang tua dan anak,” terang Suryanto.

Sehubungan dengan perkara tersebut Suryanto menghimbau, dimohon para orang tua dan masyarakat ikut membantu membimbing putra-putrinya sebagai calon generasi penerus bangsa agar jangan salah jalan serta melakukan tindakan sembrono.

Diketahui, ketujuh pelaku perusakan bendera, enam pelaku diantaranya merupakan siswa kelas 1 SMP dan satu siswa kelas 6 SD. Perusakan pertama dilakukan di Padukuhan Kajar, Kapanewon Wonosari pada tanggal 11 Agustus lalu. Kemudian tanggal 12 Agustus melakukan aksi yang sama di wilayah Pasar Argowijil Kalurahan Karangtengah.

Kemudian pada tanggal 13 Agustus sampai 14 Agustus dini hari ketujuh bocah tersebut melakukan perusakan bendera di Kapanewon Wonosari hingga Kapanewon Karangmojo. Adapun motif para pelaku melakukan perusakan bendera dan umbul-umbul, mereka hanya iseng. (Agus SW)

infogunungkidul

Recent Posts

Kecelakaan Beruntun, Seorang Pemotor Meninggal Dunia

GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…

2 hari ago

Melintas di Bokong Semar, Truk Tronton Terguling

BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…

1 minggu ago

28 Tahun Reformasi, Aktivis UJB Terbitkan Buku Sejarah Gerakan Mahasiswa Empat Dekade

JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…

2 minggu ago

“Adu Banteng” Vario Vs Supra dua Korban Dilarikan ke-RS

GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…

2 minggu ago

Gorok Leher Sendiri, Pria Asal Gunungkidul Ditemukan Tewas

SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…

3 minggu ago

Waspada! Diduga Ulah Maling, 3 Warga Nglipar Kehilangan Emas dan Uang Tunai

GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…

3 minggu ago