WONOSARI, SELASA PAHING -Meski telah banyak bukti, pelaku pencurian harus berakhir di bui, namun rupanya tidak menyurutkan niat AA (24), warga Gadungsari, Wonosari ini untuk melakukan pencurian. Pelaku digelandang polisi lantaran melakukan pencurian gamelan di Balai Desa Piyaman, Kecamatan Wonosari.
Diterangkan Kapolsek Wonosari, Kompol Sutama, SIP, awal diketahui pencurian gamelan di Baldes Piyaman, bermual ketika Kuat, (62) warga Piyaman, mantan Kepala Dusun Piyaman, pada Jum’at (12/01,) hendak pergi ke ladang, dan melihat ke jendela Baldes dalam kondisi terbuka.
“Merasa curiga, Kuat, mendekati ke jendela balai desa, benar saja jendela terbuka dengan kondisi rusak pada daun pintunya,” jelasnya, Selasa, (17/04).
Karena melihat ada hal yang tidak beres, Kuat mengajak Samingun, (62) tetangganya untuk melihat langsung ke balai desa. Sesampainya ke balai desa, kedua saksi memasuki ruang penyimpanan gamelan.
“Ternyata benar saja seperangkat alat musik tradisonal sudah tidak berada ditempatnya,” ujar Sutama.
Kemudian peristiwa tersebut dilaporkan ke Polsek Wonosari. Dari hasil pemeriksaan beberapa alat musik yang hilang, seperti Demung wilahan berupa 3 brancak, 2 slendro dan 1 pelog. Ditaksir kerugian kurang lebih Rp. 12.000.000,00. (dua belas juta rupiah)
Dijelaskannya, dari keterangan dan bukti yang berhasil dikumpulkan, petugas gabungan Polsek Wonosari dan Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Gunungkidul, mendapatkan beberapa nama yang dicurigai sebagai pelaku.
Didapatkan satu nama yang patut diduga kuat sebagai pelaku pencurian, yaitu AA, (24) warga Gadungsari, Wonosari.
Petugas mencari pelaku ke berbagai tempat, Rabu (04/04) akhirnya pelaku berhasil diringkus tanpa perlawanan di rumahnya yang lain, yaitu di daerah Banyusoca, Playen.
“Menurut pengakuan pelaku, alat musik tersebut diangkut dengan cara memasukan ke karung plastik dan dibawa menggunakan sepeda motornya,” imbuhnya.
Atas perbuatan tersebut pelaku dapat diancam dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana selama-lamanya 7 tahun penjara. (Joko)
GUNUNGKIDUL-SENIN KLIWON, Persoalan tata kelola pendapatan sektor pariwisata khususnya wisata pantai di Kabupaten Gunungkidul, masih…
TANJUNGSARI - SENIN KLIWON, Rumah milik Karim (71) warga Padukuhan Panggang 02/10, Kalurahan Kemiri, Kapanewon…
YOGYAKARTA-SENIN KLIWON, Lintas generasi alumni Universitas Janabadra (UJB) Yogyakarta menggelar acara halalbihalal nasional di Swiss-Belresidences…
YOGYAKARTA - MINGGU WAGE, warga Dusun Tiyasan, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, provinsi DIY…
WONOSARI - SABTU PON, Sebuah tamparan keras institusi pemerintahan kembali terjadi. Kali ini RDS alias…
GUNUNGKIDUL – RABU KLIWON, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana…