YOGYAKARTA – RABU PON | POLRES Bantul resmi menerbitkan Daftar Pencarian Orang atau (DPO) terhadap lima pelaku pengeroyokan yang menewaskan Ilham Dwi Saputra alias IDS (16) seorang pelajar warga Payungan, Ciren, Kalurahan Triharjo, Kecamatan Pandak, Kabupaten Bantul, D.I. Yogyakarta.
Korban dinyatakan meninggal dunia pada Minggu 19 April pasca mendapatkan perawatan intensif di RSUD Saras Adyatma Bantul.
Dua Pelaku Berhasil Ditangkap
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto mengatakan, saat ini Satreskrim Polres Bantul telah menangkap dua tersangka.
Dua pelaku yang berhasil ditangkap masing – masing BLP alias BR (18) warga Kretek, Bantul ditangkap, Selasa (15/04/26). Sementara YP alias B (21) warga Bambanglipuro, Bantul, Rabu (16/04/26) di wilayah Kabupaten Sleman.
“Saat ini tersangka sudah ditahan di Rutan Mapolres Bantul,” terangnya.
Lima Pelaku DPO
Lima pelaku pengeroyokan lainnya, demikian Rita berujar, sedang dilakukan pengejaran oleh petugas.
“Tim Sat Reskrim Polres Bantul juga menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO) dan melakukan pengejaran terhadap 5 pelaku lain yang sudah diketahui identitasnya,” ujarnya.
Pihaknya meminta, bagi masyarakat yang mengetahui keberadaan ke-lima DPO tersebut untuk segera melapor ke Kantor Polisi terdekat.
“Kami mohon doa dan dukungan dari masyarakat agar kasus ini dapat segera diselesaikan dengan sebaik-baiknya,” pungkas Rita.
Kronologi Pengeroyokan
Dari informasi yang dihimpun, sebelumnya, Selasa (14/04/26) sekitar pukul 21.30 WIB, Ilham Dwi Saputra alias IDS dijemput di rumahnya.
Dengan membonceng motor salah satu pelaku, korban diajak ke sebuah lapangan yang tak terlalu jauh dari rumahnya.
Sesampainya di lokasi tersebut, korban kembali dibawa ke tempat lain di kawasan Pandak, Bantul. Di lokasi tersebut pelaku lainnya sudah menunggu.
Saat itu pelaku menanyakan apakah korban masuk dalam sebuah genk. Korban menjawab bahwa dirinya tidak masuk dalam sebuah genk.
Diduga merasa tak puas dengan jawaban korban, kelompok remaja tersebut mulai menghajar korban secara membabi buta.
Korban dipukul dengan tangan kosong, maupun dengan alat-alat lain seperti selang, paralon, menyundut rokok, hingga melindas tubuh korban menggunakan sepeda motor.
Penulis: Witanto
Editor: HRD
Ikuti infogunungkidul di Facebook, Instagram, dan WA Channel: https://whatsapp.com/channel/
GUNUNGKIDUL – SENIN PAHING, Diduga kehilangan kendali, sepasang suami istri lanjut usia alami kecelakaan tunggal…
NGLIPAR - SENIN PAHING, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
GUNUNGKIDUL-SENIN KLIWON, Persoalan tata kelola pendapatan sektor pariwisata khususnya wisata pantai di Kabupaten Gunungkidul, masih…
TANJUNGSARI - SENIN KLIWON, Rumah milik Karim (71) warga Padukuhan Panggang 02/10, Kalurahan Kemiri, Kapanewon…
YOGYAKARTA-SENIN KLIWON, Lintas generasi alumni Universitas Janabadra (UJB) Yogyakarta menggelar acara halalbihalal nasional di Swiss-Belresidences…
YOGYAKARTA - MINGGU WAGE, warga Dusun Tiyasan, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, provinsi DIY…