WONOSARI – Kamis Pon | Muhammad Rysad, dan kawan-kawan akademisi Universitas Lancang Kuning membeberkan dampak buruk politik praktis yang dilakukan aparat sipil negara (ASN).
Mereka mengatakan, manakala ASN melakukan politik praktis, dipastikan berdampak kurang baik pada proses dan perkembangan demokrasi.
Politik praktis, menurutnya adalah upaya yang dilakukan organisasi politik dalam rangka menyusun kekuatan guna meraih kekuasaan.
Kebalikan dari pengertian politik praktis adalah politik pembangunan. Muhammad Rysad, memaknai politik pembangunan adalah upaya yang dilaksanakan suatu bangsa, guna mewujudkan cita-cita yang ingin diraih, sesuai dengan nilai idealisme, nasionalisme dan patriotisme.
Tujuan politik praktis, ujar Muhammad Rysad adalah untuk memegang kekuasaan negara atau untuk mendapat jabatan politik di dalam kekuasaan negara.
ASN berpolitik praktis dia anggap berbahaya karena ada kecenderungan menghalalkan segala cara untuk menjegal taktik dan strategi lawan politik. Hal tersebut, menurutnya banyak terjadi pada saat ini.
Untuk konteks pemilukada Gunungkidul 2020, ASN pemegang jabatan begitu getol mengincar kursi bupati juga wakil bupati. Ditinjau dari hak konstitusional tidak salah, sementara dilihat dari sisi perundangan turunannya menjadi berkebalikan.
Muhammad Rysad membeberkan contoh larangan ASN berpolitik praktis.
Page: 1 2
GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…
BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…
JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…
GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…
GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…