PERISTIWA

Persoalan Klasik Akses Vital Menuju Lokasi Objek Wisata Belum Terselesaikan

TANJUNGSARI-SELASA PON | Ruas jalan propinsi Mulo-Tepus maupun Mulo-Tanjungsari merupakan akses vital menuju lokasi obyek wisata Pantai Selatan di Kabupaten Gunungkidul. Meski demikian, beberapa persoalan klasik belum terselesaikan hingga saat ini di antaranya, belum terpasangnya Penerangan Jalan Umum (PJU), selokan dan talud jalan terutama di sekitar wilayah Mojojerit.

Seperti diketahui beberapa waktu lalu, hujan deras dengan intensitas tinggi mengguyur Kabupaten Gunungkidul dan sekitarnya mengakibatkan jalan Mulo menuju Hargosari, Kapanewon Tepus tepatnya di Mojojerit tertutup longsoran tanah.

Buruknya kondisi selokan air serta talud jalan yang kurang memadahi, menyebabkan jalan menjadi licin serta membahayakan pengguna jalan.

Panewu Tanjungsari Rakhmadian Wijayanto merasa prihatin sehingga pihaknya segera bertindak dan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk melakukan pembersihan lumpur tanah di sepanjang Jalan Mojojerit.

Meskipun secara geografis Mojojerit masuk wilayah Kapanewon Wonosari dan perbatasan dengan Kapanewon Samanu, namun mayoritas warga Tanjungsari sering menggunakan jalur tersebut, sehingga masyarakat banyak yang mengadu kepada Rakhmadian selaku Penewu.

Untuk merespon keluhan warga serta meminimalisir jatuhnya korban akibat kondisi tersebut, Panewu Tanjungsari bersama BPBD Kabupaten Gunungkidul, Tagana, dan relawan melakukan pembersihan lumpur tanah dengan cara penyemprotan air dengan menggunakan dua armada tangki.

“Peristiwa seperti ini sudah sering terjadi dan hampir setiap hujan deras maka tanah perhutani di kanan kiri badan jalan meluncur ke bawah memenuhi selokan hingga akhirnya meluap ke jalan raya,” terang Rakhmadian, Minggu, (21/11/2021) lalu.

Lebih lanjut Panewu Tanjungsari menjelaskan, selain selokan dan talud jalan yang kurang memadahi, pada posisi malam hari sepanjang jalan tersebut gelap gulita karena belum adanya PJU. Hal tersebut tentunya membuat khawatir warga, sebab rawan tindak kriminal.

“Hal ini perlu menjadi perhatian bersama, maka dalam Musrenbang sudah kita usulkan ke propinsi, karena secara kewenangan jalan tersebut jalan propinsi. Harapan kami semoga nanti segara ada tanggapan dan dibenahi selokan diperdalam berikut juga pembangunan talud serta pemasangan JPU,” pungkas Rakhmadian. (Agus SW)

infogunungkidul

Recent Posts

Prof Sony Warsono Resmi jadi Guru Besar UGM

YOGYAKARTA - JUMAT LEGI, PROFESOR Sony Warsono, MAFIS, Ph.D.,CA, Ak resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar…

6 hari ago

Rektor UGM Buka Rangkaian PIONIR, Sambut 11.099 Mahasiswa Baru

YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 11.099 mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus…

1 minggu ago

Momentum HUT RI ke-81, SD Muhammadiyah Mulusan II Unjuk Kemajuan

GUNUNGKIDUL-SENIN PAHING, SD Muhammadiyah Mulusan II Padukuhan Mahbang, Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan, menggelar kegiatan jalan…

1 minggu ago

Seorang Kakek asal Gunungkidul Tewas Tertemper Kereta Api

SLEMAN-SENIN PAHING, SEORANG kakek berinisial N (73) warga Ngalang, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul,  DIY tewas…

1 minggu ago

Ratusan Kakak Asuh Maba UPN Veteran Yogya Jalani Pelatihan Bela Negara di AAU

YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 210 mahasiswa UPN “Veteran” Yogyakarta yang terpilih sebagai kakak asuh…

2 minggu ago

Kekeringan Akibat Kemarau Panjang di Gunungkidul Menjadi Perhatian Banyak Pihak

RONGKOP - KAMIS PON, Musim kemarau panjang tahun ini membawa tantangan ganda bagi Kabupaten Gunungkidul.…

2 minggu ago