WONOSARI-SELASA WAGE | Suparijem warga RT 2 RW 4 Padukuhan Wareng 4 Desa Wareng Kapanewon Wonosari Kabupaten Gunungkidul menyampaikan bahwa produk sayur mayur total terblokir PPKM Darurat.
Menurut Pegiat Wanita Tani yang pernah keliling dunia ini sejak PPKM ditetapkan 3 Juli 2021 kemudian diperpanjang hingga 2 Agustus dapur petani sayuran benar-benar berantakan.
Produk terong hanya menjadi pakan lembu, ujar Suparjiyem di rumah tinggalnya, 27-7-2021.
Untuk Padukuhan Wareng 4 luas tanaman tidak melulu terong lebih dari 5 hektar. Dia mengaku hanya menanam 800 batang.
Panen bagus sebenarnya rejeki buat petani. Tetapi apa boleh buat situasi tidak kondusif terkait kebijakan Pusat yang membatasi mobilitas warga.
Hanya sedikit petani yang berani nyrempet-nyrempet bahaya, sementara setiap 3 hari sekali terong harus dipetik dan dijual.
Suparjiyem mengaku telah 16 kali petik, per panen 2 kuintal tidak terbawa ke pasar.
Cuma dibagi-bagi ke tetangga yang membutuhkan termasuk produk cabai rawit, kangkung dan yang lain, kata dia. (Bambang Wahyu)
GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…
BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…
JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…
GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…
GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…