OPINI

PETIK BUAHNYA JANGAN TEBANG POHONNYA

Untuk mempertahan paru-paru dunia sekaligus menghindari dua persoalan kekeringan dan kebanjiran, Gunungkidul harus berubah.

Langkah teknis, harus ada gerakan penghijauan dalam bentuk menolak menanam jati, mahoni, akasia dan yang lain. Sebagai gantinya, rakyat harus berani bergerak secara swadaya menanam  buah-buahan.

VIDEO TERBARU :

Output gerakan swadaya itu akan terlihat 10 tahun ke depan. Gunungkidul akan tetap ijo royo-royo karena tanaman buah tidak akan ditebang sebagaimana  jati, mahoni, jati dan akasia.

Kelebihan dan keunggulan tanaman buah, paru-paru dunia terjaga, panas tidak kekurangan air, hujan tidak kebanjiran.

Sebagai rakyat Gunungkidul Anda berani memulai?

(Bambang Wahyu Widayadi)

Page: 1 2

infogunungkidul

Recent Posts

Kekeringan di Gunungkidul, UPZ UP45 Salurkan Puluhan Ribu Liter Air Bersih di Ngawen

GUNUNGKIDUL— KAMIS PAHING, Di tengah persoalan kekeringan yang terus terjadi pada setiap tahun, kebutuhan air…

6 hari ago

Puluhan Gambar Muncul, Berikut Hasil Lengkap Bukaan Cupu Kyai Panjala

GUNUNGKIDUL - SELASA KLIWON. Upacara adat tradisi pembukaan Cupu Kyai Panjala dilaksankan pada hari ini,…

1 minggu ago

Hari Jadi ke-196, Bupati – Wakil Bupati Gunungkidul Kian Memanas

GUNUNGKIDUL - MINGGU PON, Beberapa agenda kegiatan peringatan Hari Jadi Kabupaten Gunungkidul ke-196 terlaksana dengan…

1 minggu ago

Bukaan Cupu Kyai Panjala Malam Selasa Kliwon, Salah Satu Ritual Sakral di Gunungkidul

GUNUNGKIDUL - JUM'AT LEGI, Ritual adat pembukaan Cupu Kyai Panjala di Padukuhan Mendak, Kalurahan Girisekar,…

2 minggu ago

Polda DIY Gelar Sertijab Dirreskrimum, Kabidkeu, Kapolresta Sleman dan Kapolres Gunungkidul

YOGYAKARTA - SABTU KLIWON, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar serah terima jabatan Direktur Reserse Kriminal…

3 minggu ago

Pucuk Pimpinan Polda DIY Resmi Berganti

YOGYAKARTA - JUM'AT WAGE, PUCUK pimpinan Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) resmi berganti, setelah Kapolri…

3 minggu ago