WONOSARI-MINGGU LEGI | Tanaman klengkeng tumbuh subur tetapi tidak atau belum berbuah, menurut Rian, warga Purwodadi Jawa Tengah adalah karena kurang perawatan. Sembilan tahun Rian menekuni aplikasi suntik batang hasilnya tidak mengecewakan.
Pemuda yang mengaku telah menikah dan dikaruniai dua anak ini, bersama 6 temannya rajin berkeliling di Kabupaten Gunungkidul, menawarkan aplikasi suntik batang, agar tanaman kelengkeng cepat berproduksi.
“Pohon kelengkeng dengan lingkar 50 cm memerlukan minimal 4 suntikan, maksimal 7,” kata Riyan 7-8-2021, di kawasan Desa Putat, Kapanewon Patuk.
Disuntik dengan batas minimal, menurutnya, setelah tiga kali panen, pohon harus disuntik ulang.
Tetapi, kata Riyan, berbeda dengan suntik maksimal tujuh lubang. Sepanjang masa tidak perlu dilakukan, hanya saja perlu ada perlakuan khusus.
“Batang Kelengkeng harus selalu dibersihkan dengan cara dikerok untuk mengurangi kesuburan daun,” imbuhnya.
Menurut Riyan, setelah disuntik paling lama 1,5 bulan pohon kelengkeng bisa berbuah. (Bambang Wahyu)
GUNUNGKIDUL-SENIN KLIWON, Persoalan tata kelola pendapatan sektor pariwisata khususnya wisata pantai di Kabupaten Gunungkidul, masih…
TANJUNGSARI - SENIN KLIWON, Rumah milik Karim (71) warga Padukuhan Panggang 02/10, Kalurahan Kemiri, Kapanewon…
YOGYAKARTA-SENIN KLIWON, Lintas generasi alumni Universitas Janabadra (UJB) Yogyakarta menggelar acara halalbihalal nasional di Swiss-Belresidences…
YOGYAKARTA - MINGGU WAGE, warga Dusun Tiyasan, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, provinsi DIY…
WONOSARI - SABTU PON, Sebuah tamparan keras institusi pemerintahan kembali terjadi. Kali ini RDS alias…
GUNUNGKIDUL – RABU KLIWON, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana…