Gunungkidul-SABTU KLIWON | Wakil Bupati Heri Susanto bersama Dinas Sosial mengunjungi korban hipnotis yang terjadi di Kabupaten Gunungkidul dalam 2 minggu terakhir ini, Jumat (06/07/21)
Fenomena hipnotis ini terjadi di beberapa Kapanewon di Gunungkidul diantaranya Kapanewon Wonosari sebanyak 3 orang, Karangmojo 1 orang, Semin 1 orang dan Playen 2 orang.
Dalam kesempatan ini Wakil Bupati dan Dinas Sosial Kabupaten Gunungkidul memberikan bantuan berupa sembako untuk korban Hipnotis diantaranya Pardiyem, Siwuh, Parjilah dan Jilah. Fenomena hipnotis ini menyasar wanita lansia berumur 70 tahun keatas yang tinggalnya sebatang kara.
Adapun Barang yang diambil oleh pelaku berupa perhiasan cincin dengan berat 2 hingga 5 gram. Motif pelaku hipnotis ini awal mulanya mengaku bahwa dirinya akan memberikan bantuan sosial selama 2 tahun berupa uang 3 juta rupiah dan perhiasan
Mbah Pardiyem yang tinggal di Dunggubah sebagai Korban Hipnotis mengaku bahwa pada saat pelaku datang, dirinya sama sekali tidak ingat bahwa cincin yang diberikan bernilai harganya.
“Dateng kesini itu mencari janda yang tinggalnya sendiri karna akan diberi bantuan, setelah itu minta cincin yang saya pakai katanya untuk dibawa ke kecamatan akan diukur” ungkapnya.
Berbeda dengan Mbah Pardiyem, wanita yang tinggal sebatang kara di Dusun Kepek, Semin ini mengaku bahwa dirinya didatangi 4 laki-laki berbadan tinggi besar yang mengaku akan memberikan bantuan berupa uang tunai dan perhiasan.
“Saya itu didatangi 4 laki-laki berbadan besar, yang 2 masuk kerumah saya yang dua mengelus elus saya di depan sini sambil ngasih tau saya kalo mau memberikan bantuan uang dan perhiasan, setelah itu saya diminta cincin lalu saya ambilkan di dalam rumah, saya baru sadar itu jam setengah 3 sore” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati menyampaikan keprihatinan yang mendalam kepada korban hipnotis.
“Hal ini sebagai wujud dari keprihatinan kita selaku pemerintah, mohon kepada panewu dan lurah untuk lebih intens mengajak komunikasi kepada beliau-beliau ini dan mengedukasi untuk senantiasa berhati hati, momen sulit ini seharusnya dimanfaatkan untuk saling support tapi justru dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab” ungkapnya.
Wakil Bupati juga menambahkan dengan menghimbau kepada panewu dan lurah untuk mempercepat proses vaksinasi agar tercapai target 70% dan tercapai herd imunity.
“Kami selaku pemerintah sudah melakukan berbagai upaya dengan bekerjasama dengan berbagai pihak untuk mensukseskan vaksinasi ini, mohon kepada panewu dan lurah untuk mengajak masyarakat disiplin prokes dan vaksin”tambahnya. (Red)
GUNUNGKIDUL-SENIN KLIWON, Persoalan tata kelola pendapatan sektor pariwisata khususnya wisata pantai di Kabupaten Gunungkidul, masih…
TANJUNGSARI - SENIN KLIWON, Rumah milik Karim (71) warga Padukuhan Panggang 02/10, Kalurahan Kemiri, Kapanewon…
YOGYAKARTA-SENIN KLIWON, Lintas generasi alumni Universitas Janabadra (UJB) Yogyakarta menggelar acara halalbihalal nasional di Swiss-Belresidences…
YOGYAKARTA - MINGGU WAGE, warga Dusun Tiyasan, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, provinsi DIY…
WONOSARI - SABTU PON, Sebuah tamparan keras institusi pemerintahan kembali terjadi. Kali ini RDS alias…
GUNUNGKIDUL – RABU KLIWON, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana…