WONOSARI, Jumat Legi-Massa yang tidak puas dengan hasil Pemilu, gerudug Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), massa menuntut Pemilu ulang dengan berbuat anarkis. Bentrokanpun pecah tidak dapat terhindarkan, Jumat (22/03), sekitar pukul 08.00 WIB.
Peristiwa tersebut buntut panjang dari keributan yang sebelumnya terjadi di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 21.
Suasana semakin memanas ketika massa mencoba memaksa masuk ke kantor KPU dan di hadang sejumlah Polisi.
Upaya negosiasi yang dilakukan Kapolsek serta petugas Polisi Wanita (Polwan), tidak mampu meredam emosi massa, hingga terjadi saling dorong dengan petugas.
Mengetahui massa semakin beringas, pihak kepolisian menurunkan pasukan anti huru-hara dengan dibantu personil Tentara Nasional Indonesia (TNI). Upaya meredam massa semakin tidak terkendali, suasana berubah mencekam.
BACA JUGA: Empat Hari Tanpa Makan Dan Minum, Etik Wulandari Ditemukan Dalam Keadaan Sakit
Page: 1 2
YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 11.099 mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus…
GUNUNGKIDUL-SENIN PAHING, SD Muhammadiyah Mulusan II Padukuhan Mahbang, Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan, menggelar kegiatan jalan…
SLEMAN-SENIN PAHING, SEORANG kakek berinisial N (73) warga Ngalang, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, DIY tewas…
YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 210 mahasiswa UPN “Veteran” Yogyakarta yang terpilih sebagai kakak asuh…
RONGKOP - KAMIS PON, Musim kemarau panjang tahun ini membawa tantangan ganda bagi Kabupaten Gunungkidul.…
WONOSARI - RABU PAHING, Sebanyak 8 (delapan) mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Pertanian Bogor…