WONOSARI, Jumat Legi-Massa yang tidak puas dengan hasil Pemilu, gerudug Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), massa menuntut Pemilu ulang dengan berbuat anarkis. Bentrokanpun pecah tidak dapat terhindarkan, Jumat (22/03), sekitar pukul 08.00 WIB.
Peristiwa tersebut buntut panjang dari keributan yang sebelumnya terjadi di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 21.
Suasana semakin memanas ketika massa mencoba memaksa masuk ke kantor KPU dan di hadang sejumlah Polisi.
Upaya negosiasi yang dilakukan Kapolsek serta petugas Polisi Wanita (Polwan), tidak mampu meredam emosi massa, hingga terjadi saling dorong dengan petugas.
Mengetahui massa semakin beringas, pihak kepolisian menurunkan pasukan anti huru-hara dengan dibantu personil Tentara Nasional Indonesia (TNI). Upaya meredam massa semakin tidak terkendali, suasana berubah mencekam.
BACA JUGA: Empat Hari Tanpa Makan Dan Minum, Etik Wulandari Ditemukan Dalam Keadaan Sakit
Page: 1 2
WONOSARI - KAMIS KLIWON | BDM (58) seorang lelaki pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS), Dinas…
GUNUNGKIDUL – KAMIS KLIWON | Kecelakaan tragis menimpa seorang pelajar Sekolah Dasar (SD) di Jalan…
GUNUNGKIDUL - KAMIS KLIWON Setidaknya 1.780 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dilarang beroperasi untuk sementara…
YOGYAKARTA - RABU PON | POLRES Bantul resmi menerbitkan Daftar Pencarian Orang atau (DPO) terhadap…
GUNUNGKIDUL – SENIN PAHING, Diduga kehilangan kendali, sepasang suami istri lanjut usia alami kecelakaan tunggal…
NGLIPAR - SENIN PAHING, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…