WONOSARI – Jumat Kliwon | Kemarau panjang menjadi pekerjaan rumah bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Gunungkidul. Sejumlah wilayah pesisir terdampak paling parah tak terkecuali wilayah yang belum dijangkau Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Gunungkidul.
Bencana yang selalu dihadapi sebagian masyarakat Kabupaten Gunungkidul pada tahun ini membuat Kolonel Inf Dr. H. Tugiman, SH. M.Si merasa prihatin. Anggota TNI aktif putra daerah asal Desa Kedungpoh, Kecamatan Nglipar tersebut berpendapat bahwa kesulitan air harus diakhiri secara permanen.
“Solusinya mencari terobosan keras disertai komitmen yang kuat dari Pemerintah Daerah dan masyarakat Gunungkidul,”ujar pria bergelar Doktor lulusan S3 Universitas Padjadjaran tersebut.
Mendengar pemberitaan di berbagai media tentang kekeringan di Gunungkidul membuat Tugiman merasa prihatin dan terpanggil. Di sela-sela ketugasan militernya di berbagai wilayah di Indonesia Tugiman menyempatkan pulang kampung untuk melihat langsung kondisi wilayah terdampak kekeringan seperti Kecamatan Rongkop, Girisubo, dan Tepus.
Page: 1 2
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dua…
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Pagi buta, M (76) seorang kakek warga Padukuhan Tonggor, Kalurahan Pacarejo,…
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan satu unit Mobil Ambulan…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, KABID Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan membenarkan adanya kendaraan dinas…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, UNIVERSITAS Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, Sebanyak 1.054 lulusan Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) Periode IV…