WONOSARI – Jumat Kliwon | Kemarau panjang menjadi pekerjaan rumah bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Gunungkidul. Sejumlah wilayah pesisir terdampak paling parah tak terkecuali wilayah yang belum dijangkau Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Gunungkidul.
Bencana yang selalu dihadapi sebagian masyarakat Kabupaten Gunungkidul pada tahun ini membuat Kolonel Inf Dr. H. Tugiman, SH. M.Si merasa prihatin. Anggota TNI aktif putra daerah asal Desa Kedungpoh, Kecamatan Nglipar tersebut berpendapat bahwa kesulitan air harus diakhiri secara permanen.
“Solusinya mencari terobosan keras disertai komitmen yang kuat dari Pemerintah Daerah dan masyarakat Gunungkidul,”ujar pria bergelar Doktor lulusan S3 Universitas Padjadjaran tersebut.
Mendengar pemberitaan di berbagai media tentang kekeringan di Gunungkidul membuat Tugiman merasa prihatin dan terpanggil. Di sela-sela ketugasan militernya di berbagai wilayah di Indonesia Tugiman menyempatkan pulang kampung untuk melihat langsung kondisi wilayah terdampak kekeringan seperti Kecamatan Rongkop, Girisubo, dan Tepus.
Page: 1 2
GUNUNGKIDUL - JUM'AT WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
GUNUNGKIDUL - KAMIS PON, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) bersama Koperasi Produsen Usaha Lembaga…
SURAKARTA - MINGGU WAGE, UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS) Surakarta mewisuda sebanyak 1.082 mahasiswa di Auditorium…
YOGYAKARTA - JUM'AT PAHING, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan, aksi demontrasi yang berlangsung pada siang hingga…
YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X secara…
BABTUL - KAMIS WAGE, KABUPATEN Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta diguncang gempa bumi tektonik dengan…