WONOSARI – Jumat Kliwon | Kemarau panjang menjadi pekerjaan rumah bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Gunungkidul. Sejumlah wilayah pesisir terdampak paling parah tak terkecuali wilayah yang belum dijangkau Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Gunungkidul.
Bencana yang selalu dihadapi sebagian masyarakat Kabupaten Gunungkidul pada tahun ini membuat Kolonel Inf Dr. H. Tugiman, SH. M.Si merasa prihatin. Anggota TNI aktif putra daerah asal Desa Kedungpoh, Kecamatan Nglipar tersebut berpendapat bahwa kesulitan air harus diakhiri secara permanen.
“Solusinya mencari terobosan keras disertai komitmen yang kuat dari Pemerintah Daerah dan masyarakat Gunungkidul,”ujar pria bergelar Doktor lulusan S3 Universitas Padjadjaran tersebut.
Mendengar pemberitaan di berbagai media tentang kekeringan di Gunungkidul membuat Tugiman merasa prihatin dan terpanggil. Di sela-sela ketugasan militernya di berbagai wilayah di Indonesia Tugiman menyempatkan pulang kampung untuk melihat langsung kondisi wilayah terdampak kekeringan seperti Kecamatan Rongkop, Girisubo, dan Tepus.
Page: 1 2
GUNUNGKIDUL-SENIN KLIWON, Persoalan tata kelola pendapatan sektor pariwisata khususnya wisata pantai di Kabupaten Gunungkidul, masih…
TANJUNGSARI - SENIN KLIWON, Rumah milik Karim (71) warga Padukuhan Panggang 02/10, Kalurahan Kemiri, Kapanewon…
YOGYAKARTA-SENIN KLIWON, Lintas generasi alumni Universitas Janabadra (UJB) Yogyakarta menggelar acara halalbihalal nasional di Swiss-Belresidences…
YOGYAKARTA - MINGGU WAGE, warga Dusun Tiyasan, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, provinsi DIY…
WONOSARI - SABTU PON, Sebuah tamparan keras institusi pemerintahan kembali terjadi. Kali ini RDS alias…
GUNUNGKIDUL – RABU KLIWON, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana…