Lima menit setelah 10 mascot dilepas dari atas jembatan oleh Camat, Komandan Koramil, Kapolsek, dan Kades, Sardal, warga Kedungpoh berhasil mengangkat maskot.
Ketua Panitia, Sugeng langsung menyerahkan hadiah berupa uang tunai senilai Rp 200.000,00.
Hari ketiga, di puncak acara, warga melakukan kirab keliling Desa Katongan dan kenduri. Malam hari digelar bazar dan pentas seni.
Rabu malam, rangkaian Rasul Desa Katongan dipungkasi dengan wayang kulit semalam suntuk, menghadirkan dalang Ki Seno Aji, mengambil segmen kuno, Ruwatan. (Bambang Wahyu Widayadi)
Page: 1 2
YOGYAKARTA - SABTU KLIWON, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar serah terima jabatan Direktur Reserse Kriminal…
YOGYAKARTA - JUM'AT WAGE, PUCUK pimpinan Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) resmi berganti, setelah Kapolri…
BANTUL - KAMIS WAGE, POLISI mengungkap kasus dugaan penggelapan sejumlah barang milik sebuah toko grosir…
PENDIRI Ikatan Wartawan Online (IWO) akan menggelar Silaturahmi Nasional (Silatnas) perdana pada tahun 2026. Dalam…
GUNUNGKIDUL - SABTU LEGI, Pemilihan Lurah (Pilur) serentak di Kabupaten Gunungkidul telah terlaksana, Sabtu (26/09/26).…
GUNUNGKIDUL – SABTU LEGI, Polemik pembongkaran Mushola Watu Bolong Kalurahan Banjarejo, Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul…