Dikaitkan dengan tanggal penerbitan SE, spanduk Gunungkidul Cerdas dinilai sebagai menjadi kepentingan pribadi Bahron Rasyid.
Foto yang dipasang bersama Bupati Badingah, sulit dibantah, bahwa itu kampanye terselubung. Tafsiran akan berbeda, manakala spanduk itu tanpa foto.
“Kalau dilarang dipasang foto Bupati dan Kepala Dinas Dindikpora, lalu harus ditempel foto siapa?,” tanya Sumarto.
Kedua tokoh tersebut, demikian Sumarto menjelaskan, merupakan ikon Gunungkidul Cerdas, yang desainya dibuat oleh Kantor Staf Kepresidenan.
Perlu diketahui publik, Gunungkidul Cerdas adalah wadah yang dikelola oleh Dindikpora untuk mengembangkan semua potensi Gunungkidul melalui jaringan internet.
“Awalnya, tahun 2017, kami hanya memiliki satu server. Tahun 2020 Dindikpora punya 16 server, untuk melayani PPDB, SID Desa, Website OPD dan yang lain,” tandas Sumarto.
Spanduk Gunungkidul Cerdas, menurut Sumarto tidak ada kaitannya dengan Pilkada 2020. Jauh sebelum momentum pilkada, 100 Kota Cerdas telah dicanangkan secara nasional.
Tahun 2020, spanduk Gunungkidul Cerdas, imbuh Sumarto, akan dipasang di 144 desa. (Bambang Wahyu Widayadi)
Page: 1 2
PENDIRI Ikatan Wartawan Online (IWO) akan menggelar Silaturahmi Nasional (Silatnas) perdana pada tahun 2026. Dalam…
GUNUNGKIDUL - SABTU LEGI, Pemilihan Lurah (Pilur) serentak di Kabupaten Gunungkidul telah terlaksana, Sabtu (26/09/26).…
GUNUNGKIDUL – SABTU LEGI, Polemik pembongkaran Mushola Watu Bolong Kalurahan Banjarejo, Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul…
GUNUNGKIDUL - JUMAT KLIWON, Geger persoalan pembongkaran mushola Watu Bolong Kalurahan Banjarejo, Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten…
GUNUNGKIDUL - SELASA PAHING, SEBANYAK 18 unit rumah dinas Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda…
YOGYAKARTA - SELASA PAHING, Aipda S seorang oknum anggota polisi Polsek Kraton menjalani pemeriksaan Propram…