PANGGANG-SENIN KLIWON | Ngadiiyem, warga Budur Panggang III, Giriharjo, Panggang Gunungkidul menyediakan fasilitas rumah sederhana untuk keperluan karantina penderita Covid-19.
Rumah yang dimaksut terdiri dari 2 kamar, plus 1 kamar mandi tetapi belum ada bak. Ukurannya seluas 8 X 10 meter persegi.
Rino Caroko, Ketua LSM Jerami menginformasikan hal itu, Senin, 4 Mei 2020. Menurut Rino, Ngadiyem terusik mengikhlaskan salah satu unit rumah miliknya karena setiap warga yang mudik diwajibkan melakukan isolasi mandiri selana 14 hari.
Terkait dengan kebutuhan hidup selama dua minggu dalam karantina, Agung Setiawan, Dukuh setempat meminta, agar setiap KK secara bergilir membuat makanan untuk personil yang dikarantina.
Menurut Rino, warga perantau tetap terbuka untuk mudik, sepanjang patuh pada aturan.
Warga Panggang III bekerjasama degan puskesmas setempat. Mereka meminta agar tenaga medis selalu melakukan pemantauan terhadap warga yang dikarantina.
“Kami berharap tindakan warga panggang III ini bisa menjadi contoh bagi padukuhan lain, terlebih Pemda Gunungkidul, agar meniru menyediakan ruang karantina murah, tidak perlu mengeluarjan biaya milyaran rupiah, karena cukup dengan bergotong-rorong,” ujar Rino Caroko.
Sampai saai ini, calon rumah karantina mandiri itu masih dalam proses penyempurnaan. (Bambang Wahyu Widayadi)
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dua…
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Pagi buta, M (76) seorang kakek warga Padukuhan Tonggor, Kalurahan Pacarejo,…
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan satu unit Mobil Ambulan…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, KABID Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan membenarkan adanya kendaraan dinas…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, UNIVERSITAS Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, Sebanyak 1.054 lulusan Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) Periode IV…