OPINI

RUU SISDIKNAS BIKIN GEGER

RANCANGAN Undang-Indang Sistem Pendidikan Nasional disiapkan oleh Kementerian pengampu. Produk RUU tersebut patut diduga tidak membawa perubahan ke arah yang lebih baik tetapi justru sebaliknya.

Setelah mendapat banyak kritik tentang hilangnya atau tidak disebutkannya pendidikan madrasah di dalam RUU tersebut menteri pendidikan Nadiem Makarim berkelit dan memberi penjelasan tetapi penjelasan itu justru dianggap tidak masuk akal.

Menurut menteri pendidikan madrasah yang jumlahnya ribuan itu tidak dihilangkan di dalam RUU. Menurutnya pendidikan kategori madrasah tetap disebut Di dalam batang tubuh dan bagian penjelasan.

Menyebut madrasah di dalam penjelasan menurut banyak pengamat dianggap tidak lazim karena yang dijelaskan umumnya adalah pasal demi pasal. Jadi alasan Nadiem Makarim sulit untuk diterima akal.

Warga negara yang berbahasa ibu bahasa Indonesia telah banyak memaklumi paparan RUU yang menjadi polemik tersebut. Sementara warga negara yang berbahasa ibu bahasa Jawa sebagian besar tidak memperoleh informasi tersebut secara lengkap.

Berkaitan dengan hal itu penulis menyajikan catatan kebudayaan dalam bentuk bahasa Jawa yang dirakit di dalam tembang Dandang Gula, dua pupuh komplit sebagai berikut:

NADIEM MAKARIM MBALELA

1.
Dewantara Ki Hajar peparing
Tri upaya pusat pamulangan
Sepisan nggih pemrentahe

Kapindo sinten niku
Masyarakat dipun suwuni
Telu pangarsa griya
Paringa pamengku

Tekan jaman reja mulya
Pawiyatan madrasah dipun icali
Ndiem asung jawaban.

2.
Tangeh lamun ujarnya Makarim
Landhesane tasih Pancasila
Madrasah ewon gunggunge

Tan ana tembung klentu
Dadas pana kawruh selami
Niat kang becik nyata
Nyuwune jinungrung

Nadiem Makarim mung cerita
Lamun owah lan obah kursi menteri
Rakyat bingung kewala.

Berikutnya terserah penilaian serta sikap pembaca terkait kebijakan Nadiem Makarim. Dalam hal ini ada stigma yang sulit dihapus ganti menteri ganti ide. (Bambang Wahyu)

infogunungkidul

Recent Posts

Prof Sony Warsono Resmi jadi Guru Besar UGM

YOGYAKARTA - JUMAT LEGI, PROFESOR Sony Warsono, MAFIS, Ph.D.,CA, Ak resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar…

6 hari ago

Rektor UGM Buka Rangkaian PIONIR, Sambut 11.099 Mahasiswa Baru

YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 11.099 mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus…

1 minggu ago

Momentum HUT RI ke-81, SD Muhammadiyah Mulusan II Unjuk Kemajuan

GUNUNGKIDUL-SENIN PAHING, SD Muhammadiyah Mulusan II Padukuhan Mahbang, Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan, menggelar kegiatan jalan…

1 minggu ago

Seorang Kakek asal Gunungkidul Tewas Tertemper Kereta Api

SLEMAN-SENIN PAHING, SEORANG kakek berinisial N (73) warga Ngalang, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul,  DIY tewas…

1 minggu ago

Ratusan Kakak Asuh Maba UPN Veteran Yogya Jalani Pelatihan Bela Negara di AAU

YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 210 mahasiswa UPN “Veteran” Yogyakarta yang terpilih sebagai kakak asuh…

1 minggu ago

Kekeringan Akibat Kemarau Panjang di Gunungkidul Menjadi Perhatian Banyak Pihak

RONGKOP - KAMIS PON, Musim kemarau panjang tahun ini membawa tantangan ganda bagi Kabupaten Gunungkidul.…

2 minggu ago