Di tempat lain, sapi mati mendadak terjadi di Padukuhan Sumberejo, RT 03/RW 01, Desa Nglipar, Kecamatan Nglipar.
Sapi Metal berjenis kelamin betina berumur sekitar 7 tahun, milik seorang Dosen Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang dipelihara oleh Kardi mati pukul 07.00 WIB pagi tadi.
“Tidak ada tanda-tanda sebelumnya, tadi pagi saya kasih makan, saya tinggal k edalam rumah tiba-tiba ada suara seperti benturan, ternyata sapinya roboh tergeletak, selang beberapa menit langsung mati,” jelasnya.
Terpisah Kepala UPT Puskesmas Nglipar, Siswo SPT menyampaikan, sapi yang mati mendadak tidak semuanya postif terjangkit antraks.
Untuk itu, masyarakat dihimbau agar tidak terlalu khawatir, namun jika ditemukan sapi mati, segera melaporkan kepada dinas terkait dan tidak menyentuhnya sebelum petugas datang.
“Hari ini, sapi yang dilaporkan mati telah diambil simple darahnya untuk dibawa ke lab. Setelah itu sapi langsung dikuburkan,” kata Siswo. (hr)
Page: 1 2
GUNUNGKIDUL— KAMIS PAHING, Di tengah persoalan kekeringan yang terus terjadi pada setiap tahun, kebutuhan air…
GUNUNGKIDUL - SELASA KLIWON. Upacara adat tradisi pembukaan Cupu Kyai Panjala dilaksankan pada hari ini,…
GUNUNGKIDUL - MINGGU PON, Beberapa agenda kegiatan peringatan Hari Jadi Kabupaten Gunungkidul ke-196 terlaksana dengan…
GUNUNGKIDUL - JUM'AT LEGI, Ritual adat pembukaan Cupu Kyai Panjala di Padukuhan Mendak, Kalurahan Girisekar,…
YOGYAKARTA - SABTU KLIWON, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar serah terima jabatan Direktur Reserse Kriminal…
YOGYAKARTA - JUM'AT WAGE, PUCUK pimpinan Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) resmi berganti, setelah Kapolri…