Jum’at bersih tidak hebat, tetapi kehadiran Lurah Gali menjadi istimewa, ketika dia berhasil memotivasi warga Genjahan untuk berperilaku hidup bersih.
Keistimewaan DIY itu bukan hanya soal berubahnya nomenklatur dari Kades menjadi Lurah.
Membersihkan lingkungan setiap makam, siapa pun yang dikubur di situ, menurut Lurah Gali merupakan bukti, bahwa warga Genjahan memiliki komitmen, menghargai sejarah.
Mulai dari kegiatan kecil dan sederhana Lurah Gali dinilai warga sebagai sisi keistimewaan dengan berbagai manuver kegiatannya.
“Lurah Gali memang beda. Terobosan kegiatan sosial kemasyarakatan, tidak bisa diungkapkan dengan kata,” ujar Sugi, matan Kasi Kesra Desa Genjahan.
Tukiyat, sepemahaman dengan Sugi, menyatakan, besok mau ada program apa lagi, warga siap bersama Lurah Gali. (Bambang Wahyu Widayadi)
Page: 1 2
GUNUNGKIDUL - KAMIS PON, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) bersama Koperasi Produsen Usaha Lembaga…
SURAKARTA - MINGGU WAGE, UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS) Surakarta mewisuda sebanyak 1.082 mahasiswa di Auditorium…
YOGYAKARTA - JUM'AT PAHING, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan, aksi demontrasi yang berlangsung pada siang hingga…
YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X secara…
BABTUL - KAMIS WAGE, KABUPATEN Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta diguncang gempa bumi tektonik dengan…
YOGYAKARTA - KAMIS WAGE, SEBANYAK 3.865 mahasiswa Universitas Gadjah Mada program sarjana dan sarjana terapan…