Jum’at bersih tidak hebat, tetapi kehadiran Lurah Gali menjadi istimewa, ketika dia berhasil memotivasi warga Genjahan untuk berperilaku hidup bersih.
Keistimewaan DIY itu bukan hanya soal berubahnya nomenklatur dari Kades menjadi Lurah.
Membersihkan lingkungan setiap makam, siapa pun yang dikubur di situ, menurut Lurah Gali merupakan bukti, bahwa warga Genjahan memiliki komitmen, menghargai sejarah.
Mulai dari kegiatan kecil dan sederhana Lurah Gali dinilai warga sebagai sisi keistimewaan dengan berbagai manuver kegiatannya.
“Lurah Gali memang beda. Terobosan kegiatan sosial kemasyarakatan, tidak bisa diungkapkan dengan kata,” ujar Sugi, matan Kasi Kesra Desa Genjahan.
Tukiyat, sepemahaman dengan Sugi, menyatakan, besok mau ada program apa lagi, warga siap bersama Lurah Gali. (Bambang Wahyu Widayadi)
Page: 1 2
GUNUNGKIDUL – SELASA PON, Seorang laki-laki berinisial S (64), warga Kramatwatu, Kabupaten Serang, Banten, ditemukan…
PALIYAN - MINGGU PAHING, Pengemudi Toyota Inova diduga mengantuk mengakibatkan kecelakaan beruntun di Jalan Paliyan-Saptosari,…
YOGYAKARTA - SABTU LEGI, UNIT Studi Hukum Perdata (USHP) Fakultas Hukum Universitas Janabadra resmi meluncurkan…
GUNUNGKIDUL – SABTU LEGI, Menyongsong libur nasional dan perayaan Paskah 2026, Kepolisian Resor (Polres) Gunungkidul…
GUNUNGKIDUL – RABU PON, Guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat Kristiani dalam menjalankan…
YOGYAKARTA - RABU PON, Polisi berhasil mengamankan terduga pelaku penganiayaan di Jalan Kerto Muja Muju,…