Categories: RELIGI

Sejak Kapan Natal Diperingati, Ini Sejarahnya

PLAYEN, Senin Wage–Hari Raya Natal untuk memperingati kelahiran Yesus Kristus ternyata tidak dilaksanakan sejak kelahiran Sang Juru Selamat itu. Hal ini diungkapkan Romo Gregorius Awan Widyaka Pr kala memimpin Ekaristi peringatan Misa Natal di Gereja Santo Yusup, Bandung, Playen, Minggu malam (24/12).

“Dalam kitab suci tidak pernah disebutkan bahwa Yesus Kristus itu lahir pada tanggal 25 Desember. Sebab bunyinya seperti ini Hari ini telah lahir bagimu Juru Selamat, yaitu Kristus Tuhan, di Kota Daud,” jelas Romo Awan.

Dengan kata lain, sambung Awan, jika ayat tersebut dibaca pada 17 Agustus maka pada hari itulah sang Juru Selamat lahir. Demikian juga jika dibaca pada hari-hari lainnya, sebab konteks dasar katanya adalah hari ini.

Lantas sejak kapan Natal diperingati sebagai hari lahirnya Yesus Kristus ?

“Sebelum tahun 300 Masehi belum ada itu peringatan Natal. Nah pada abad 3 itu pada 25 Desember ada penyembahan berhala yaitu Dewa Matahari. Lalu gereja berpikir untuk mengalihkan bagaimana caranya agar umat tidak menyembah berhala, tetapi menyembah Tuhan,” lanjutnya.

Lalu oleh pihak gereja maknanya diubah, dari awalnya 25 Desember pesta menyembah berhala menjadi menyembah Tuhan. Dan hingga saat ini diperingatilah 25 Desember sebagai Hari Natal untuk mengingat kelahiran Yesus Kristus Sang Juru Selamat.

Dalam peringatan Misa Natal di Gereja Santo Yusup, jemaat meluap hingga ke gerbang gereja. 1200 kursi yang disediakan panitia penuh sesak dengan jemaat. Akibatnya banyak jemaat yang tak kebagian kursi terpaksa mengikuti misa dengan berdiri ataupun duduk dengan menggelar tikar. Diperkirakan jemaat yang hadir lebih dari 2000 orang. Red

infogunungkidul

Recent Posts

Kecelakaan Beruntun, Seorang Pemotor Meninggal Dunia

GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…

7 hari ago

Melintas di Bokong Semar, Truk Tronton Terguling

BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…

2 minggu ago

28 Tahun Reformasi, Aktivis UJB Terbitkan Buku Sejarah Gerakan Mahasiswa Empat Dekade

JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…

3 minggu ago

“Adu Banteng” Vario Vs Supra dua Korban Dilarikan ke-RS

GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…

3 minggu ago

Gorok Leher Sendiri, Pria Asal Gunungkidul Ditemukan Tewas

SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…

3 minggu ago

Waspada! Diduga Ulah Maling, 3 Warga Nglipar Kehilangan Emas dan Uang Tunai

GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…

4 minggu ago