NGLIPAR-SABTU LEGI | Belum lama selesai digarap, Embung Geomembran di Padukuhan Ngrandu, Kalurahan Katongan, Kapanewon Nglipar, Kabupaten Gunungkidul amblas. Selain kontur tanah, amblasnya embung diduga akibat kontruksi bangunan yang kurang profesional.
Hal tersebut disampaikan Sekertaris Kelompok Tani Srirejeki Nugroho melalui sambungan telepon, Sabtu (24/02/2024).
Pihaknya menyebut, amblasnya Embung Geomembran tersebut merupakan dampak hujan deras yang mengguyur wilayah setempat selama dua hari.
Sementara mengenai pengerjaan, pihaknya sudah sesuai prosedur yang tertuang dalam RAB.
Namun demikian, menurut Nugroho, dalam RAB proyek pembangunan Embung Geomembran tersebut tidak tertuang kontruksi perbesian maupun cor.
“Di RAB malah hanya pasangan batu saja, tanpa besi dan cor,” jelas Nugroho.
Untuk menjaga kualitas proyek yang dibiayai oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia tersebut, Nugroho berujar, pihaknya bersama warga melakukan swadaya pembelian besi dengan harapan dapat memperkuat fisik pembangunan proyek.
Selain itu, Mas Genuk begitu panggilan akrabnya mengatakan bahwa Embung Geomembran tersebut dibangun di atas Tanah Kas Desa (TKD).
“Itu tanah lungguh dan sudah ada ijin penggunaan, untuk lebih jelasnya silahkan tanyakan Pak Lurah,” ujarnya.
Sebelumnya diketahui, Embung Geomembran di Padukuhan Ngrandu, Kalurahan Katongan, Kapanewon Nglipar amblas sedalam kurang lebih 3 meter.
Embung tersebut merupakan proyek dengan sumber dana Kementerian Pertanian Republik Indonesia yang dikerjakan oleh Kelompok Tani Sri Rejeki, Katongan, Nglipar.
Sementara, hingga berita ini dilansir, Lurah Katongan Jumawan belum dapat dikonfirmasi terkait ijin penggunaan tanah.
(A.YL)
SLEMAN - KAMIS LEGI, SEORANG pria tewas akibat tertemper kereta api di jalur KA KM…
YOGYAKARTA – SELASA WAGE, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta melarang seluruh personelnya menggunakan rokok Elektrik atau…
BANTUL - SENIN PON, KECELAKAAN tunggal yang melibatkan sebuah truk Hino bernomor polisi H-8168-OH terjadi…
SLEMAN - SABTU LEGI, KAPOLRESTA Sleman, Polda DIY AKBP Dhimas Prasetyo membantah adanya informasi yang…
YOGYAKARTA - SABTU LEGI, UNIVERSITAS Gadjah Mada (UGM) menggelar wisuda Program Pascasarjana Periode I Tahun…
YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, Kepolisian Daerah (Polda) DI. Yogyakarta menghimbau masyarakat untuk tetap menjaga persatuan, tidak…